Umar Lee Kembali Kepada Yesus Kristus

Umar Lee adalah pemuda Amerika dari kota Saint Louis yang murtad dari agama semulanya, Kristen, dan lalu memeluk Islam erat-erat. Begitu eratnya, sehingga dia berniat membunuh siapa saja yang dianggapnya melawan Islam.

Ini fotonya sewaktu dia masih menjadi Muslim kaffah bin sejati:
Umar LeeUmar Lee dengan pedang Islamiahnya.

Dia bahkan menantang Muslim lain, Michael Muhammad Knight, untuk adu jotos hanya karena Islamnya tidak sepaham.

Ini sebagian dari tulisannya di tahun 2010:

Tantangan bagi Michael Muhammad Knight
Assalamu alaikum. Biasanya aku tidak mempedulikan kafir murtad seperti kamu yang hanya ingin cepat dapat duit dengan menjelek-jelekkan Islam pada orang-orang liberal kulit putih. Aku tidak perlu bahas pantat kafirmu, kebodohanmu dan mental neo-kolonialmu. Aku menulis email ini waktu aku baca bahwa kau menantang Ibrahim Hooper (ketua CAIR, organisasi Islam Amerika) yang udah tua untuk adu gulat. Aku tantang kamu untuk berkelahi bebas denganku di mesjid manapun. Aku sih inginnya kita berantem di Yemen, Somalia, atau Pakistan dimana aku bisa menggorok lehermu dengan pedang Islam dan melihatmu menjerit-jerit seperti cewek cengeng, Daniel Pearl. Tapi aku memilih untuk tidak melanggar hukum dan berantem saja di AS di mana kita bisa bebas gebuk-gebukan gaya Amerika.

Dalam emailnya pada Robert Spencer di tahun 2009, dia menyatakan setuju bahwa Muslim murtad harus dihukum mati:

Saya tak tahu banyak tentang kasus itu. Yang kutahu adalah bhw kita sekarang hidup di masyarakat tak bermoral dan para remaja dijejali nilai-nilai buruk. Gadis-gadis remaja yang gak doyan ngesex-bebas malah diejek. Jika dia punya orang tua Muslim saleh yang melarangnya bertingkah laku bak pelacur, dia malah berontak. Aku bukan ahli Islam tapi aturan murtad dalam Islam sudah jelas. Idealnya sih, orang murtad dihukum mati, tapi di Amerika tak diterapkan hukum Syariah sehingga yang murtad tidak bisa dibunuh.

Ternyata Umar Lee tidaklah terlalu bodoh. Di tahun 2013 ini dia menyadari bagaiman Islam yang sebenarnya. Dia membuat film Youtube untuk menjelaskan perubahan pikirannya dan alasan kenapa kini dia murtad dari Islam:

Terjemahan:

Aku ingin tidur tapi tidak bisa karena telepon dan emailku terus dibanjiri pertanyaan, bahkan dari orang-orang yang yang sudah bertahun-tahun tidak pernah ketemu. Karena itulah aku bikin video singkat ini. Nantinya aku akan bikin penjelasan yang lebih lengkap, nulis buku juga, tapi itu nanti saja.

Aku ingin menegaskan bahwa memang benar apa yang telah kalian dengar. Aku telah meninggalkan Islam. Aku telah menemukan Tuhanku dan Juru Selamatku Yesus Kristus dan sekarang aku memeluk Kristen, agamaku sejak masih anak-anak di gereja Southern Baptist. Orang bertanya mengapa aku murtad. Kujawab seharusnya aku murtad sejak dulu.

Kita bisa melihat permasalahannya, misalnya masalah sosial di masyarakat Muslim. Mereka punya tingkat perceraian paling tinggi sedunia. Problema-problema mereka jauh lebih besar daripada golongan masyarakat manapun di AS. (Salah satu contoh:) Sikap pria Muslim yang bagaikan binatang buas terhadap wanita. Saat kita diajak masuk Islam, mereka bilang bahwa Muslim adalah keluarga besar harmoniah-sakinah, tapi nyatanya kita malahan melihat sikap rasisme ala Muslim antara sekte Islam yang berbeda & antara ras Muslim yang berbeda. Setiap ras Muslim punya mesjid mereka sendiri-sendiri. Jika mereka berpapasan di suatu mesjid, maka mereka akan selalu berkelahi.

Di AS sih kita mendengar bahwa saat Malcom X naik haji di Saudi pada 1964, dia katanya melihat persaudaraan Muslim sedunia. Nyatanya, saat dia di Saudi, negara itu masih menjalankan perbudakan. Dia itu kesana karena alasan politis saja. Oleh Muslim Arab dia itu dianggap sebagai abdi, budak kulit hitam. Sampai sekarang di Saudi keadaannya tetap tidak berubah. Dengan begitu, kita (para warga AS) DIBOHONGIN Muslim. Persaudaraan Ukhuwiyah Muslimah sedunia itu sebenarnya tidak pernah ada. Omong Kosong beybeh!

Lihat saja keadaannya jaman sekarang. Di Pakistan, Sunni membacok bayi-bayi Syiah. Kedua belah pihak saling bunuh sambil jerit-jerit Allahuakbar. Para Muslim yang berkoar-koar tentang Islam sebelum 9/11, malah berubah jadi reformis liberal karena uang bayaran. Islam jadi bisnis dan bukan kebenaran. Yang penting adalah cari kedudukan, cari posisi. Lihat saja industri mata air derita Muslim, CAIR, dll, yang sebentar-sebentar merengek mengaku dizolimi Islamofobia. Well … Islamofobia itu belum seberapa. Kamu mau tahu bagimana sebenarnya penindasan atas nama agama itu? Cobalah kau murtad & memeluk Kristen di Saudi Arabia. Kamu mati! Di berbagai negara-negara Muslim lainnya, kalau kau murtad, kau sudah pasti akan menghadapi hukuman mati.

Mengapa masyarakat Muslim begitu takut pada misionaris/penginjil? Mengapa masyarakat Muslim begitu takut akan kebebasan berbicara? Mengapa masyarakat Muslim begitu takut akan isi Injil? Mengapa masyarakat Muslim begitu takut akan pesan Yesus Kristus? Jika kalian, Muslim, percaya bahwa Islam adalah kebenaran, mengapa kalian tak percaya bahwa Islam bisa bersaing di pasar pengungkapan gagasan? Sudah jelas bahwa Muslim tidak percaya akan keabsahan Islam. Jika percaya, maka kalian, Muslim, tidak akan membunuh orang yang murtad ke Kristen atau memenjarakan para penginjil.

Itulah kenyataannya. Aku lalu meninjau ulang apa yang membuatku memeluk Islam: JANJI-JANJI PALSU. Setelah 9/11, para Muslim mencoba menjual Islam tapi yang mereka jual sebenarnya bukan Islam, melainkan paham liberal kafir demi tujuan politis.

Aku masuk Islam, lalu keluar lagi, dan balik pada Yesus. Aku melihat lingkungan mesjid dan tak mendapatkan rasa kebahagiaan. Aku juga melihat para Muslim merana hidupnya. Hampir semua Muslim yang kujumpai hidupnya sangat kacau balau. Semua orang di sekelilingku juga tahu akan hal itu. Tidak ada kebahagiaan, tak ada rasa sukacita. Muslim yang baik biasanya berasal dari kalangan keluarga yang baik, dan mereka bisa jadi orang baik tanpa Islam sekalipun.

Tak ada rasa sukacita dalam Islam. Bagaimanakah jalan keluarnya? Yesus Kristus. Dialah jalan keluarnya. Rasa sukacita dalam Yesus Kristus. dst…