PERTOBATAN RAPPER KONDANG, MC HAMMER

Dia sangat tahu seluk beluk industri musik, sebagai dedengkot musik yang berhasil menjual lebih dari 25 juta album diseluruh duia, dan yang memenangkan tiga Grammy, tujuh piala American Music Awards dan dua piala MTV Awards. Tapi kemudian dia memilih mundur dari ketenarannya, Artis Rap MC Hammer telah menghilang dari peredaran beberapa tahun lalu.

Sekarang Hammer kembali, Dan dia berkata, “saya ikut Yesus”

Oktober 1997 dia berujar dimuka pemirsa televisi TBN, Trinity Broadcasting Network : “Malam ini kita bersama-sama membuang manusia lama, saya ingin berjalan dalam hidup yang baru bersama Kristus”

Beberapa hari kemudian di Barbados, diantara asap dan kembang api diatas kepalanya, Hammer hadir dalam acara World Gospel ’97 untuk memperbaharui komitmennya kepada Tuhan. Dengan menggunakan pakaian ala Rapper lengkap dengan kemilau kalung logam berukuran besar, penyanyi ini memuji Tuhan dengan gayanya.


MC Hammer, terlahir sebagai Stanley Burrell, sebetulnya telah berkomitmen kepada Kristus tahun 1984. Dengan bersemangat didalam Tuhan dia menghadiri Studi Alkitab dan pertemuan Gereja hampir setiap hari.

Dia juga aktif menjangkau jiwa-jiwa baru bersama tim pelayanannya dijalanan. Dalam perjalanannya, kemudian terbentuk grup musik beraliran Gospel, the Goly Ghost Boys, yang menghasilkan lagu “Son of the King”, yang kemudian menjadi salah satu lagu populer di puncak tangga lagu.

Tapi perubahan terjadi sekira tahun 1988. Capitol Records, perusahaan rekaman tempat Hammer bernaung, kembali merilis album Hammer yang lama, berjudul “Fell The Power”. Tidak disangka album ini justru meledak, menghasilkan tiga lagu hits dan terjual jutaan kopi.

Dengan rasa ucapan syukur, Hammer berjanji kepada Tuhan, bahwa dia akan menyisipkan satu lagu rohani dalam setiap album berikutnya. Dia memegang teguh janji tersebut, namun disisi lain keglamoran bisnis industri musik justru membuatnya masuk dalam “kubangan sampah yang sangat serius”, begitu Hammer mengistilahkan. Dia mulai bergeser kedalam banyak dosa dan menjauh dari perlindungan Tuhan.

Dosa bagi hamer bukan sekedar menjadi orang kasar. Dia tidak terlibat narkotik, tapi bisnisnya justru menjadi candu yang memabukkan, berhala baru dalam hidupnya. Banyak orang begitu terobsesi dengan kesuksesan, “saya bahkan tidak bisa mengendalikan diri saya, semuanya telah menghabiskan banyak waktu sehingga jauh dari Tuhan, dari keluarga, dan dari orang-orang yang disayangi” Ujar Mc Hammer.

Hammer percaya bahwa dia terjebak dalam ilusi : “Anda membangun mimpi di sekitarmu sehingga anda tidak bisa melihat dengan jelas kehendak Tuhan. Lalu anda bangun dan tersadar ternyata kamu tersesat”

Lingkaran spiral ke dalam kubangan dosa terus berlanjut sampai dia memproduksi video beberapa tahun kemudian, yang dia sendiri tidak peduli namanya. “video itu benar-benar sudah diluar batas” katanya.

Dia sadar sudah terlalu jauh dari Tuhan “Bagaimana bisa seorang kristen yang tidak taat membuat orang lain menjadi pendosa?” katanya.

Hammer kemudian memilih untuk mengikuti pimpinan Roh Kudus untuk sekali lagi berkomitmen kepada Yesus dan tentu saja tidak menyenangkan bagi si jahat, selanjutnya ini adalah perjalanan yang sulit dalam hidupnya.

Dalam setahun berikutnya dia selamat dari keadaan bangkrut, selamat dari kecelakaan pada kakinya dan trauma setelah dokter mendiagnosis kanker pada istrinya. Tapi Tuhan berbicara kepada Hammer melalui mimpinya : “Tuhan berkata, ‘Engkau menderita secara mental dan fisik, tetapi jika kamu tetap mengasihi Aku dalam segala hal, kamu dapat mengatasinya'”

Hammer kemudian bangun dan bergegeas menemui pastornya, Willie Harper, lalu berkata “Saya siap untuk misi yang Tuhan berikan, saya berencana untuk menjadi hamba yang patuh”


Setelah itu, Tuhan memberikan pemulihan kepadanya, Hammer dan istrinya disembuhkan, sejak saat itu Hammer menjadi penginjil.

Dia menulis sebuah lagu pujian berjudul “He Brought Me Out”, yang merefleksikan perjalanan hidupnya menjadi hamba yang taat. “Album ini semoga melahirkan album-album rohani lainnya, dan Tuhan sepenuhnya yang beracara”

Pada acara World Gospel ’97 di Barbados, Hammer menunjukkan karir barunya dengan didukung oleh 25 musisi, paduan suara dan penari. Hammer menyanyikan “He Brought Me Out” dipadukan dengan tarian kontemporer.

“Ini adalah album transisiku” Ujar Hammer “didalamnya terdapat lagu yang inspirasional, Gospel dan tradisonal, dan dijamin tidak ada lagu yang sekular “

Hammer menekankan bahwa musiknya berbicara tentang komitmen rohnya, dia tidak ingin dikenal sebagai Rapper beraliran Gospel. Dia ingin pelayanannya menjangkau banyak anak muda.

“Jika ada seseorang yang berkata saya hanya penyanyi Gospel Rapper, saya tentu saja tidak dapat mempengaruhi kehidupannya” tambahnya

Di Barbados, Hammer diundang untuk melayani di penjara lokal, dan dalam beberapa kesempatan dia berujar “I’m doing what I’m doing because God said so.”