bagian 3_bab17

Bagian 3
Warisan Yesus dan Muhammad Dalam Perkataan dan Perbuatan

Bab 17
Kebetulan yang Menarik

Saat saya mempelajari kehidupan Yesus, salah satu pengalaman yang paling menarik bagi saya adalah menemukan peristiwa yang unik dalam hidup-Nya yang bergema dalam kehidupan Muhammad. Dalam bab ini, anda akan melihat bagaimana Yesus dan Muhammad memberi respon pada :

  • Seorang wanita tertangkap berzina;
  • Seorang pria buta meminta pertolongan;
  • Pengikut yang meninggalkan mereka dalam kesulitan;
  • Kerumunan orang yang lapar di gurun.

PEREMPUAN BERSALAH ATAS ZINA DIHAKIMI

Muhammad

Hukuman rajam (dilempar batu sampai mati) terhadap wanita pada jaman modern

Seorang wanita datang kepada Muhammad dan berkata kepada dia : ‘Saya telah berbuat zina, jadi sucikan saya. ‘ [Dia menginginkan hukuman dari Muhammad sehingga Allah akan mengampuni dosanya dan mengizinkannya untuk memasuki surga]. Muhammad berkata padanya : ‘pergilah sampai kamu melahirkan anakmu. ‘Setelah perempuan itu melahirkan ia kembali dengan anaknya dan berkata : ‘Ini adalah anak yang saya lahirkan. ’Muhammad menjawab: ‘pergilah dan susui dia sampai kamu menyapihnya.’ Saat ia telah menyapihnya, ia datang pada Muhammad dengan anak memegang sepotong roti di tangan. [Anak itu berusia sekitar dua tahun karena itu adalah waktu yang ditetapkan dalam Qur’an untuk menyusui]. Wanita berkata : ‘Rasul Allah inilah dia, saya menyapihnya dan sekarang ia makan makanan. ‘ Muhammad memberikan anak itu ke seorang Muslim dan kemudian menjatuhkan hukuman. Perempuan itu dikuburkan di atas selokan setinggi dada, dan orang–orang menimpukinya dengan batu 1.

Ini adalah cerita yang populer digunakan dalam ajaran Islam sebagai contoh dari kemurahan Muhammad!

Hukuman_RajamHukuman rajam (dilempar batu sampai mati) terhadap wanita pada jaman modern

Yesus

Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus : ‘Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?’ Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya, Ia pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: ‘Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.’ Lalu Ia membungkuk pula dan menulis di tanah.Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya. Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: ‘Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?’ Jawabnya: ‘Tidak ada, Tuhan.’ Lalu kata Yesus : ‘Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.’

Yohanes 8:3-11

SEORANG PRIA BUTA MEMINTA PERTOLONGAN

Muhammad

Beberapa dari para pemimpin penting telah datang ke Mekah  ke salah satu majelis Muhammad, dan dia berkomitmen serius untuk meyakinkan mereka untuk menerima Islam. Pada saat itu, seorang pria buta datang, meminta penjelasan pada beberapa poin mengenai Islam. Muhammad tidak suka di potong dan mengabaikannya 2.

Setelah peristiwa itu Muhammad menyampaikan bahwa Allah telah menegur dia karena sikapnya terhadap orang buta itu (Surah80:1-15):

Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa). atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?

Surah 80:1-4

Yang patut di perhatikan bahwa Muhammad mengabaikan orang buta yang meminta pertolongannya.

Yesus

Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir jalan dan mengemis. Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia bertanya: ‘Apa itu?’ Kata orang kepadanya: ‘Yesus orang Nazaret lewat.’ Lalu ia berseru: ‘Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!’ Maka mereka, yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia berseru: ‘Anak Daud, kasihanilah aku!’ Lalu Yesus berhenti dan menyuruh membawa orang itu kepada-Nya. Dan ketika ia telah berada di dekat-Nya, Yesus bertanya kepadanya: ‘Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?’ Jawab orang itu: ‘Tuhan, supaya aku dapat melihat!’ Lalu kata Yesus kepadanya: ‘Melihatlah engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau!’ Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan memuji-muji Allah.

Lukas 18:35-43

Orang buta ini pernah mendengar bahwa Yesus telah menyembuhkan orang dan meminta pertolongan. Yesus memberikan kepadanya apa yang ia meminta.

PENGIKUT YANG MENINGGALKAN MEREKA DALAM KESULITAN

Muhammad

Setelah Muhammad menaklukkan Mekah, beberapa orang merdeka di Arab mencoba untuk bergabung untuk mengalahkannya. Memimpin dengan mengendarai bagal putih, Muhammad bergerak dengan tentara besar berjumlah dua belas ribu orang. Namun, musuh membuat kejutan menyerang mereka di pagi buta tentara Muhammad pecah barisan dan kabur ketakutan. Muhammad menarik diri ke kanan dan teriak : ‘Kemana kamu pergi?, Datang padaku. Aku adalah Rasul Allah. Saya adalah Muhammad putra Abdullah. ‘Beberapa orang tinggal dengan dia, tetapi kebanyakan tetap terus melarikan diri. Muhammad meminta seorang laki-laki dengan ‘suara kuat’ yang ada di dekat dia, untuk memanggil orang. Pada akhirnya seratus orang kembali mendukung Muhammad. Akhirnya tentara besar Islam dikalahkan musuh-musuhnya pada hari itu dalam apa yang dikenal sebagai ‘Pertempuran Hunayn’ 3.

Pada kesempatan ini Muhammad memerintahkan pengikutnya untuk melindunginya.

Yesus

Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi… Tetapi Yesus berkata kepadanya: ‘Hai teman, untuk itukah engkau datang?’ Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya. Tetapi seorang dari mereka yang menyertai Yesus mengulurkan tangannya, menghunus pedangnya dan menetakkannya kepada hamba Imam Besar sehingga putus telinganya. Maka kata Yesus kepadanya: ‘Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang. Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?’ Akan tetapi semua ini terjadi supaya genap yang ada tertulis dalam kitab nabi-nabi.’ Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri.

Matius 26:47, 50-54, 56

Yesus tidak mengizinkan para murid untuk berjuang membela Dia, dan tidak memanggil mereka kembali saat mereka melarikan diri.

KELAPARAN DI GURUN

Muhammad

Penduduk dari Mekah menandatangani perjanjian boikot pada Muhammad, marganya dan Muslim, dengan cara menolak untuk menjual makanan4. Ini berlangsung dua atau tiga tahun. Muhammad dan Muslim pergi meninggalkan kota untuk tinggal di lembah gurun yang dekat. Mereka mulai putus asa, dan sejarah mengatakan bahwa orang Islam menjadi sangat lapar mereka makan kotoran hewan dan daun pohon. Hal ini disebut ‘tahun kelaparan.’

Mereka bertahan dari persediaan yang dibawa pada mereka secara rahasia oleh simpatisan dan teman-teman. Setelah beberapa waktu, pemimpin Mekah memutuskan mencabut boikot ini secara sukarela. Muhammad tidak secara supranatural memberikan makanan bagi pengikutnya waktu itu.

Yesus

Yesus juga menghadapi saat ketika pengikutnya lapar. Sekitar lima ribu orang telah mengikuti Yesus keluar kota untuk mendengar dia mengajar. Mereka tetap tinggal begitu lama dengan dia, sehingga telah menghabiskan perbekalan mereka dan menjadi lapar. Seorang anak laki-laki memberikan Yesus lima roti dan dua ikan. Yesus berdoa sebelum membagi makanan, kemudian meminta murid untuk membagikan makanan tersebut; makanan yang cukup untuk makan semua orang (Yohanes 6:1-14).

Kesimpulan

insiden paralel ini memberikan bentuk lain dalam melihat perbedaan antara Yesus dan Muhammad. Pada bab berikutnya saya akan menghadirkan beberapa paralel pelajaran, dengan kata lain, Anda dapat membandingkan perkataan-perkataan Yesus dan Muhammad pada beberapa topik seperti : menghakimi sesama, dendam, pengampunan, dan sebagainya.

Bab 18

Perbandingan Pengajaran Praktis