Bagian 2_bab5

Bagian 2

Kehidupan Yesus dan Muhammad

Bab 5

Permulaan Pewahyuan

  • Muhammad: usia 40

  • Yesus: Usia 32

Dalam bab ini anda akan melihat apa yang Yesus dan Muhammad lakukan saat mereka masih muda dan apa yang terjadi saat mereka mulai mengajarkan cara baru pengenalan akan Tuhan

PEKERJAAN DAN PERNIKAHAN MUHAMMAD

Sama seperti hari ini, Arabia adalah gurun pada masa Muhammad. Ini artinya untuk bertahan hidup, orang harus berdagang dengan kota lain untuk mendapatkan makanan karena mereka tidak dapat menumbuhkannya cukup untuk mereka sendiri. Suku Muhammad, suku Quraish adalah ‘ orang yang berbakat dagang’1. pemimpin pedagang di Mekah akan mengirimkan caravan unta ke Syria atau Yaman penuh dengan barang barang untuk di jual. Saat mereka tiba di tempat tujuan, pemimpin karavan akan menjual produk-produknya, mengunakan uang untuk untuk membeli makanan dan barang lainnya yang mereka perlukan, memuatnya pada unta dan kembali ke Mekah.

Salah satu karavan tersebsar di miliki oleh wanita kaya berkuasa di Mekah bernama Khadijah. Sejarah Islam mengatakan bahwa is melihat Muhammad dapat dipercaya, berkarakter jujur, dia membayarnya untuk memimpin karavan ke Syria. Saat ia kembali, barang-barang terjual lebih dari dua kali dari nilai invesitasi (atau ada yang bilang tiga kali). Walaupun dia berusia lebih dari empat puluh tahun, empat kali bercerai dan memiliki anak, dia melamar Muhammad, karyawannya yang beusia duapuluh lima tahun. Orang kadang skeptis mendengar catatan Khadijah melamar Muhammad. Bagaimanapun, ini adalah cerita sesunguhnya yang tercatat dalam sejarah Islam. Keluarga Muhammad dan Khadijah juga bergumul dalam situasi ini

Paman Muhammad yang membesarkannya (Abu Talib) dan Ayah Khadijah menentang pernikahan ini. Ini mengapa kita lihat sejarah menyebutkan orang penting pertama dalam kehidupan Muhammad –Khadijah adalah sepupunya. Sepupu ini bernama Waraqa bin Neufal [Wuh-RA-ka bin NO-ful]. Dia adalah salah satu pemimpin agama penting di Mekah karena dia adalah pastor dari gereja terbesar di sana.

Anda mungkin kaget mendegar gereja di Arab pada masa Muhammad. Semua sejarah Islam menuliskan, khususnya salah satu yang relevan kepada status agama di Mekah waktu itu ialah tentang datangnya Kekristenan dari Barat (syria, Mesir, Ethiopia, Yaman). Banyak orang Arab memeluk itu menjadi kepercayaannya. Namun, model Kekristenan ini berbeda dari apa yang digambarkan di Perjanjian Baru. Kedua cabang terbesar adalah Nestorian dan Ebionit. Keduanya menyangkal Yesus sebagai Anak Allah atau memiliki sifat Ilahi.

Sebuah gereja Ebionit dibangun oleh Othman bin Al-Huweirith. Pastor selanjutnya dari gereja ini adala sepupu Khadijah, Waraqa bin Neufal.

Saat Khadijah dan Muhammad ini menikah, Waraqa mendukung mereka. Ia yang meyakinkan kedua keluarga untuk mendukung mereka menikah, dam ia sendiri yang menyelengarakan pemberkatan. Jadi adalah mungkin Muhammad sesungguhnya menjalani tipe pernikahan Krsiten dan istrinya mungkin juga mempraktekan iman Ebionit juga.2

Muhammad melanjutkan mengatur karavan Khadijah. Walaupun ia berusia empat puluh tahun, sejarah Islam mencatat mereka memiliki enam orang anak bersama.- dua anak lelaki yang meninggal saat masih bayi dan empat anak perempuan.

YESUS HIDUP DALAM KETENANGAN

Kita tidak memiliki informasi detail mengenai apa yang Yesus lakukan saat remaja atau orang muda. Jika IA memiliki tipe pendidikan anak Yahudi, Ia pasti sudah belajar membaca dan menulis pada usia lima tahun. Pada usia sepuluh, Ia mulai belajar hukum Yahudi, atau Taurat. Pendidikan formalNya akan selesai pada usia delapan belas tahun. Karena Yusuf adalah tukang kayu, Yesus mungkin belajar berdagang darinya dan mulai mempraktekannya.3 (Ia disebut sebagai anak tukang kayu [Markus 6:3].)

Beberapa waktu sebelm Yesus mulai mengajar, Yusuf sepertinya telah meninggal karena ibu Yesus dan saudaranya disebutkan beberapa kali di Injil, tapi Yusuf tidak. Yesus merasa bertanggungjawab atas ibuNya (Yohanes 19:26-27).

Kita tidak punya catatan Yesus pernah menikah.

Kita dapat membuar beberapa kesimpulan tentang kehidupan spiritualNya. Misalnya saat Ia datang ke synagog di Nazareth, Dia diberikan kesempatan membaca kitab suci. Ia akrab dengan suasana synagog, melakukan ibadah dengan orang Yahudi di daerahnya (Lukas 4:16).

Setelah Ia mulai mengajar secara umum, Injil menuliskan Yesus akan pergi sendiri untuk berdoa, jadi kita bisa asumsikan Dia melakukan ini sebelum mengajar secara umum.

Ini adalah gambaran besar dari kehidupan rohani Yesus. Muhammad juga berpartisipasi dalam kehidupan spiritual masanya di Kabah,Mekah, selain menghabiskan waktu sendiri bermeditasi. Mari kita lihat lebih dekat bagaimana perkembangannya kepada wahyu pertama dari Islam.

WAHYU DATANG KEPADA MUHAMMAD

Sebagai orang muda berusia duapuluhan, Muhammad mulai pergi secara teratur ke goa kecil di salah satu pegunungan yang mengelilingi Mekah untuk menghabuskan waktu berdoa pada tuhan yang tidak kelihatan, mencari wajah Tuhan maha pencipta. Ia kadang menghabiskan waktu satu, dua, tiga hari berdoa. Istrinya, Khadijah, rutin membawakan makanan dan minuman.4

Muhammad mencari orang untuk berdiskusi pandangan mereka tentang Tuhan. Ia menjadi sangat terpengaruh oleh Ebionite melalui istrinya, Khadijah dan sepupu istrinya, Waraqa bin Neufal.5 Waraqa menjadi pembimbing Muhammad, mengajarinya tentang Kekristenan. Sebuah hadist mengatakan Waraqa menterjemahkan bagian Injil kedalam bahasa Arab.6

Beberapa catatan sejarag mengatakan bahwa hanya Injil Matius yang telah diterjemahkan dalam bahasa Arab waktu itu, jadi mungkin Muhammad hanya belajar dari Matius. Dia juga mungkin belajar mengenai iman orang Yahudi. Pengajaran Perjanjian Lama mungkin terbatas pada Taurat (lima buku pertama di Perjanjian Lama yang dituliskan oleh Musa) dan Mazmur yang disebut Nyanyian Daud.

Pada waktu bersamaan, Muhammad mungkin melanjutkan pergi ke Kabah. Kita bisa menyimpulkan ini karena salah satu sejarahwan menyebutkan bahwa Muhammad bertemu Waraqa suatu waktu saat mengelilingi batu hitam di tengah Kabah.7

Jadi pada titik ini dalam hidupnya, Muhammad telah menikah, memimpin karavan, belajar ebionit dari Waraqa, dan mempraktekan meditasi pribadi di goa di sekitar mekah. Dia terus melakukan ini lebih dari limabelas tahun.

Lalu pada usia empat puluh tahun (610 M) dia mengalami sesuatu yang menakutkan dia.

Muhammad sedang meditasi selama bulan suci Ramadhan di gua Hira saat, ia sampakan kemudian, ‘kebenaran turun atasnya’ Malaikat Jibril muncul di depannya dan berkata, ‘Baca!’ Muhammad menjawab, ‘aku tidak tahu bagaimana membaca.’ Malaikat itu mencengram dan mencekik dia dengan kuat sehingga Muhammad sadar ia tidak kuat lagi, dan malaikat itu memerintahkan, ‘Baca!’

Muhammad menjawab, ‘aku tidak bisa.’
Malaikat itu kemudian mencekik lagi, dan kemudian melepaskan dia dan berkata kepada kepada Muhammad apa yang harus di baca: ‘ Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,’ Itu adalah ayat pertama dari Quran yang diwahyukan. Yang tercatat pada Surah 96:1-3.

Bagaimana respon Muhammad atas pengalaman ini? Ia berkata jantungnya mulai berdegub dengan keras atau ‘jantungnya bergetar,’ ‘otot lehernya gugup dengan ketakutan’. Ia lari kembali ke istrinya berteriak ‘tutupi aku! Tutupi aku!’ mereka lalu menutupinya ‘sampai ketakutannya reda.’

PENDETA KRISTEN MENGESAHKAN WAHYU MUHAMMAD

Disini sepupu Khadjiah kembali memasuki arena. Khadijah datang kepadanya dan mengatakan kepadanya apa yang Muhammad lihat dan dengar. Saat ini Waraqa telah menjadi orang tua dan menjadi rabun. Ia mersepon ‘Kudus, kudus, kudus-aku bersmupah dalam nama Tuhan yang ditanganNya hidupku berada, aku bersumpah, Khadijah, ini adalah tanda ajaib yang juga datang kepada Musa, dan Muhammad adalah nabi bagi bangsa Arab. Berdiri dan tetaplah kuat.’ Khadijah kembali kepada Muhammad dan mengatakan padanya apa kata Waraqa.9

Besoknya Muhammad bertemu Waraqa di Kabah dan Waraqa kembali bersumpah, ‘ dalam nama Tuhan pemegang hidupku, kamu adalah nabi bagi bangsa Arab dan kamu menerima tanda heran dari Tuhan yang datang pada Musa pada masa lampau. Orang akan menolak dan menganiaya kamu dan mengusir kamu dari kota dan melawan kamu, dan jika kau masih hidup saat itu terjadi [penganiayaan], aku akan membela Allah dengan cara seorang tidak akan tahu kecuali Allah sendiri.’ dan ia menundukan kepalanya ke Muhammad dan mencium wajahnya, dan Muhammad kembali kerumahnya.10

Walau Waraqa telah bersumpah mendukung Muhammad, ia tidak mampu menepati janjinya, entah ‘beberapa hari kemudian’ atau ‘dalam waktu yang singkat’ Waraqa meninggal.11

Jadi di sini kita melihat gambaran pengalaman Muhammad di goa, tidak yakin artinya, tapi istri dan sepupunya mendukung bahwa ia dipilah sebagai nabi dari Tuhan yang sejati. Mari lihat apa yang terjadi saat Yesus pertama kali menyatakan diriNya sebagai nabi.

YESUS DAN YOHANES PEMBABTIS

Yesus dan Yohanes pembabtis sudah dihubungkan walau keduanya belum dilahirkan. Saat ibu Yesus hamil, ia pergi ke ibu Yohanes (sepupunya) dan bicara apa yang terjadi padanya (Lukas 1:39-45) Saat Yesus dan Yohanes berusia sekitar tigapuluhan, Yohanes yang pertamakali muncul di muka umum. Ia keluar dari gurun Yudea dan mulai mengajarkan orang harus bertobat dari dosa-dosanya, ia membabtis mereka di sungai Yordan. Orang Yahudi menyangka Yohanes adalah Kristus yang mereka harapkan kedatangannya. Tapi Yohanes menjawab mereka, ‘ ‘Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.’ (Lukas 3:16). Lalu Yesus meninggalkan Nazareth dan datang ke Yohanes untuk dibabtis. Injil mencatat :

‘Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. Lalu terdengarlah suara dari sorga: ‘Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.’

Markus 1:10-11

Dari saat itu, Yohanes menyatakan Yesus sebagai nabi (Messiah) yang telah dituliskan dalam kitab suci Yahudi. Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya:

‘Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya. Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.

Yohanes 1:32-34

Yohanes terus membatis dan mengajar, tapi orang mulai meninggalkan dia dan pergi mendengarkan Yesus. Saat seorang murid Yohanes mengeluhkan hal ini, Yohanes berbicara padanya :

Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil. -Yohanes 3:28-30

Pesan pertobatan Yohanes tidak hanya berhenti pada rakyat jelata. Dia sering mengkritik Raja Herodes karena menikahi istri saudaranya. Akibatnya, Herodes mengunci Yohanes di penjara dan akhirnya memenggal kepalanya (Markus 6:14-29).

Jadi kita lihat ada beberapa kesamaan disini. Baik Yesus dan Muhamad dinyatakan sebagai nabi oleh sepupu mereka, dan kedua sepupunya meninggal tidak lama setelah itu.

JEDA WAHYU

Bersamaan dengan meningalnya Waraqa, pewahyuan pada Muhammad terhenti. Ia berhenti menerima kunjungan dari malaikat Jibril.

Muhammad kemudian berkata ia menjadi…

Sangat sedih… jadi ia mencoba beberapa kali melemparkan dirinya dari puncak gunung dan setiap kali ia tiba di puncak gunung untuk melempatkan dirinya, Jibril akan muncul di depannya dan berkata,’ O Muhammad! Kamu sesungguhnya benar adalah rasul Allah.’ hatinya kemudian tenang dan ia akan turun dan pulang. 12

Muhammad menghabiskan sebulan di gua Hira, mencari wahyu selanjutnya, dan saat ia mebali menuruni lembah, saat ia bejalan, Muhammad mengatakan ia mendegar seseorang memanggilnya dengan keras:

Saya melihat ke depan, belakang, kanan dan kiri saya, tapi saya tidak melihat siapa-siapa saya kemudian di panggil lagi dan saya menenggok tapi tidak melihat apapun. Saya dipanggil lagi dan kemudian mendonggakan kepala, kemudian ada tahta di langit terbuka, dia, Jibril duduk di sana. Aku mulai bergetar ketakutan. Aku datang ke Khadijah dan berkata: tutupi aku, mereka menutupi aku dan menyiram aku dengan air dan Allah, yang maha Tinggi dan Mulia, menurunkan ini: kamu yang berselimut! bangunlah, lalu berilah peringatan! dan Tuhanmu agungkanlah, dan pakaianmu bersihkanlah, 13

Ayat ini dicatat dalam Quran di Surah 74:1-5. stelah ini, wahyu mulai datang secara ‘kuat, sering, dan teratur.’14 Jadi ini dapat di anggap test pertama Muhammad sebagai nabi. Yesus juga mengalami test segera stelah Yohanes Pembabtis memperkenalkan Dia sebagai nabi dan ‘Anak Domba Allah’. Mari kita lihat sekarang.

PERCOBAAN YESUS DI PADANG GURUN

Stelah Ia dibabtis oleh Yohanes, Yesus pergi ke padang gurun dan berpuasa selama empatpuluh hari. Pada hari terakhir,Injil Matius mencatat Setan mencobai Ia tiga kali, pertama setan berkata :

‘Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.’ Tetapi Yesus menjawab: ‘Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.’ Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah, lalu berkata kepada-Nya: ‘Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.’ Yesus berkata kepadanya: ‘Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!’ Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya: ‘Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.’ Maka berkatalah Yesus kepadanya: ‘Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!’

Matius 4:3-10

Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: ‘Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!’

Markus 1:14-15

Di sini kita bisa lihat bahwa Yesus yakin dengan panggilan dan identitasNya dari awal. Ia tidak mengalami kesulitan saat pencobaan. Kontras dengan Muhammad, yang ingin bunuh diri saat pewahyuan berhenti sejenak. Sekarang mari kita lihat bagaimana orang meresponi kepada ajaran baru yang Muhammad dan Yesus bawakan.

Bab 6

Respon Orang akan Pesan Yesus dan Muhammad