Bagian 2

Kehidupan Yesus dan Muhammad

Bab 4

Takdir Masa Kecil

  • Muhammad : lahir 570 M

  • Jesus : lahir 6 atau 5 SM

Setelah saya membaca mengenai kehidupan Yesus untuk petama kali , saya kagum pada banyak nya kesamaan dan kejadian dalam kehidupan Yesus yang paralel dengan kehidupan Muhammad. Pada bab ini kita akan berjalan melewati masa kecil kedua orang ini dan menemukan beberapa kesamaan yang mengejutkan. Mari kita mulai dari fakta bahwa keduanya adalah anak pertama.

‘Jiwaku memuliakan Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus’

Lukas 1:46 – 49

Elizabeth juga hamil anak laki-laki-Yohanes Pembaptis-yang akan memainkan peranan penting dalam kehidupan anak Maria. Maria tinggal bersama Elizabeth di rumah Elizabeth selama tiga bulan dan kemudian kembali ke rumahnya dan ke Yusuf.

Pada akhir masa kehamilannya, Maria dan Yusuf harus pergi dari rumahnya ke kota Bethlehem untuk mendaftar pada sensus Romawi. Alkitab mencatat detail mengenai keadaan pada saat kelahiran tersebut.

NUBUATAN ATAS BAYI YESUS

Kisah mengenai Yesus dan Muhammad keduanya mempunyai nubuatan atas mereka pada masa kecil. Nubuatan atas Yesus terjadi saat Ia masih bayi. Injil Lukas mengatakan kepada kita,

‘Dan ketika genap waktu pentahiran, menurut hukum Taurat Musa, mereka membawa Dia ke Yerusalem untuk menyerahkan-Nya kepada Tuhan, dan untuk mempersembahkan korban menurut apa yang difirmankan dalam hukum Tuhan, yaitu sepasang burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati.’

Lukas 2:22,24

Seorang Nabi bernama Simeon melihat Yesus di Bait Suci. Dia mengangkat Yesus dan berkata, ‘Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.’

Lukas 2:29-32

Seorang wanita Hanna datang pada mereka padasaat yang bersamaan, mengucap syukur pada Tuhan, dan berkata, dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.’

Lukas 2:38

Kemudian kita akan membaca mengenai nubuatan yang diberikan kepada Muhammad saat Ia masih remaja.

KISAH TERKENAL MUHAMMAD

PEMBERSIHAN DALAM

Sementara tidak ada kisah mengenai Muhammad saat masih bayi, tetapi ada kisah yang sangat terkenal mengenai diriNya saat masih kecil. Jika kamu adalah Muslim yang tinggal di Timur Tengah, kamu akan mendengar kisah ini erus menerus. Saya memerkirakan ini dibicarakan sekitar 25% dari semua khotbah!

Gabriel datang ke pesuruh Allah saat Ia bermain bersama teman-temannya. Ia membawanya dan membaringkannya di tanahdan membuka dadanya dan mengeluarkan hatinya dan mengeluarkan gumpalan darah darinya dan berkata: ini adalah bagian dari Setan. Dan kemudian membersihkannya dengan air Zamzam dalam baskom emas kemudian mengembalikannya ke dalam tempatnya dan mengembalikannya seperti semula. Anak-anak lari kepada ibu pengasuhnya dan berkata : sungguh Muhammad sedang dibunuh, mereka kemudian berlari kepadanya (dan menemukan ia baik-baik saja) perawakannya berubah, Anas berkata. Dua kisah ini diceritakan untuk membuktikan tempat khusus Muhammad dalam iman Islam.

MASA KECIL MUHAMMAD

DI SEKITAR KABAH

Karena suaminya telah meninggal, Ibu Muhammad membawa bayinya dan tinggal bersama keluarganya. Mereka hidup bersama selama 6 tahun sampai ia menderita demam tinggi dan meninggal. Lalu Muhammad tinggal dengan kakek dari pihak Ayahnya. Keluarga Ayahnya adalah bagian dari suku Quraish, suku terkuat di Mekkah. Suku ini mengatur tempat utama pemujaan di seluruh tanah Arab, kuil yang dipenuhi dengan berhala dikenal dengan Kabah. Kakek Muhammad memiliki kehormatan sebagai pelayan dari Kabah. Ia bertanggung jawab untuk merawat dan membersihkannya.

Kuil itu dibuat dari tembok persegi dengan halaman yang luas, dengan bangunan menyerupai kubus di tengah. (Kata Al-Ka’ba berarti kubus). Banguan berbentuk seperti persegi panjang dan dengan tirai dengan kain termahal saat tu. Bahkan sebelum masa kelahiran Islam orang percaya bahwa Abraham yang membangunnya. Monumen ini juga disebut Batu Hitam, yang menunjukkan kepada batu kecil, yang dipercaya jatuh dari Surga tersembunyi di dalam bangunan. Sekali setahun kakek Muhammad akan membuka tirainya, membersihkan bangunannya, dan memasang tirai baru.

Semua suku percaya ada Tuhan Yang Mahakuasa, tapi mereka tidak yakinsiapa Tuhan itu. Mereka mencari mediator untuk berhubungan dengan Tuhan ini. Jadi, mereka membuat bermacam tipe dari patung-patung. Quran berkata mengenai patung-patung itu: Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata):

‘Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya’.

Surah 39:3

Walaupun setiap suku memiliki patung masing-masing untuk disembah, setiap orang juga berjalan mengelilingi Batu Hitam sebagai ritual dari ibadah mereka. Bagaimanapun, mereka tidak percaya bahwa Batu Hitam adalah perwakilan dari Tuhan tertinggi.

Setiap suku juga memiliki kebiasaan untuk ziarah tahunan. Jadi, selalu ada suku yang berbeda mengunjungi Kabah. Saat suku-suku datang, mereka memberikan sumbangan dari uang, makanan, atau ternak yang akan disimpan oleh perwakilan dari suku Quraish.

Sebagai seorang anak, Muhammad pasti sering mengunjungi Kabah dengan kakeknya atau anggota keluarga yang lain. Merawat kuil telah dilakukan keluarganya dari generasi ke generasi. Saat Muhammad masih kecil, kekeknya meninggal, dan pemeliharaan kuil diserahkan salah satu anaknya Abu Thalib. Perawatan Muhammad juga diserahkan kepada Abu Thalib, jadi Muhammad tinggal dengan paman dan sepupunya.

Saat ia tumbuh dewasa, Muhammad terus menghabiskan waktu sekitar Kabah dan Ia melihat orang sujud disekitar patung dan pebisnis hidup dari membuat dan menjual patung-patung. Pengalaman ini memiliki pengaruh yang besar pada Muhammad.

Dia bersumpah, pada saat ia dewasa ia tidak akan sujud menyembah kepada patung di Kabah dan di seluruh Arab saat itu. Jadi kita, telah melihat pengaruh agama masa itu pada Muhammad.

Mari kita lihat bagaimana agama dari penduduk berpengaruh di Yesus.

YESUS MENGUNJUNGI BAIT SUCI SAAT ANAK-ANAK

Yusuf dan Maria tidak langsung kembali ke kota asal mereka di Nazareth setelah mereka terdaftar pada sensus. Ini karena beberapa orang bijak dari timur melihat bintang dan menafsirkan bahwa raja orang Yahudi yang mereka nantikan telah lahir. Mereka datang kepada raja Herodes di Yerusalem dan bertanya di mana mereka dapat menemukan raja ini. Raja Herodes, yang adalah bukan Yahudi dan ditunjuk menjadi gubernur oleh Romawi tidak suka pemikiran ada raja baru yang lahir. Dia memanggil ahli Taurat dan bertanya apa kata Kitab Suci. Mereka mengatakan kepadanya ahwa seorang raja akan lahir di Bethlehem (Matius 2:5).

Raja Herodes berkata kepada orang bijak untuk menemukan anak dan memberi tahu kepadanya d mana anak itu berada. Orang bijak menemukan Yesus dan tidak memberitahu Herodes. Saat Herodes sadar bahwa ia telah ditipu oleh orang bijak, ia menjadi marah dan memerintahkan semua anak di bawah 2 tahun di Bethlehem harus dibunuh. Yesus dapat saja terbunuh saat itu; tapi, seorang malaikat mengatakan kepada Yusuf untuk membawa keluarganya ke Mesir. Setelah Herodes mati, Yusuf, Maria, dan Yesus pulang ke Nazareth.

Setiap tahun Yusuf, Maria dan anak mereka pergi ke Yerusalem untuk perayaan Paskah. (Alkitab mengatakan bahwa Yusuf memiliki anak laki-laki). Dimana mereka akan mengunjungi bait suci, yang di bangun oleh Herodes untuk memenangkan hati orang Yahudi. Itu adalah bangunan yang mega di buat dari batu kotak berwarna putih dikelilingi oleh halaman yang luas dengan barisan tiang yang menopang atap pada tiap sisi nya.

Setiap tahun, Yesus kemabli ke Nazareth dengan kelompoknya. Tapi saat ia berusia 12 tahun, dia duduk untuk mendengarkan para guru. Keluarga dan teman nya pergi pada waktu yang di tentukan, tapi ia tidak ikut pergi. Ia tinggal, meresapi perkataan guru dan bertanya pertanyaan yang mengherankan mereka.

Setelah sehari perjalanan ayah dan ibu-Nya sadar bahwa Yesus hilang mereka ketakutan, dan besok paginya mereka mencari jejak kembali ke Yerusalem. Selama dua hari mereka mencari keseluruh kota, bertanya kepada setiap orang apakah meliahat anaknya. Saat mereka menemukan-Nya di bait suci, ibu-Nya berkata, ’menagapa kau melakukan ini?’ Yesus menjawab ‘apakah kamu tidak tahu Aku harus tinggal di rumah BapakKu?’

Lukas 2:48 – 49

Jadi Yesus dekat dengan bait suci sementara Muhammad menjadi kecewa dengan Ka’bah. Sekarang mari kita lihat ramalan pendeta kristen terhadap Muhammad.

RAMALAN PENDETA KRISTEN ATAS MUHAMMAD

Paman Muhammad, Abu Thalib, kadang pergi dengan salah satu karaan pedagang Mekah. Saat Muhammad berusia 12 tahun, ia menemani pamannya dalam perjalanan ke Syria. Saat karavan sampai di Syria mereka melewati rumah seorang biarawan bernama Bahira. Bahira adalah bagian dari sekte Nestorian, yang berarti bahwa ia mengaku sebagai seorang kristen, tetapi menyangkal bahwa Yesus adlah putra Allah. Sebagian besar penduduk arab yang menyatakan diri mereka Kriten adalah Nestoria atau Ebionit, keduanya menyangkal bahwa Yesus adalah anak Allah.

Jadi sejarah Islam mengatakan saat karavan mendekati biarawan, yang meminta mereka berhenti dan makan bersama nya. Biarawan itu sangat tertarik pada Muhammad dan menanyai nya beberapa pertanyaan. Ia berkata respon Muhammad sama persis dengan kitabnya yang menyatak tentang nabi yang akan datang. Kemudian ia melihat tanda di antara pudaknya. Ketika ia menemukannya ia berkata pada paman Muhammad,’Lihat lah, anak ini akan menjadi nabi terakhir bagi dunia kita. Ini adalah tanda dari kenabian’. Kemudian ia memperingtkan, ‘ jangan sampai Yahudi mendengar atau melihat tanda di bahunya. Jika mereka menemukannya mereka akan mencoba membunuhnya’4.

Apa yang saya sampai kan kepada anda adalah catatan terpercaya apa yang sejarah Islam katakan mengenai kejadian ini. Bagaimanapun, ada sedikit kesulitan dari sudut pandang sejarah. Ada catatan–catatan dari apa yang Nestorian dan Ebionit percayai. Tetapi kita tidak punya bukti bahwa mereka mencari nabi yang lain.

KESIMPULAN

Apa yang dapat kita lhat dari masa kecil Yesus dan Muhammad?

Keduanya dipengaruhi oleh agama mereka masa itu dan mnghabiskan waktu di pusat ibadah agama mereka masa itu. Keduanya di lapor kan mempunyai nubuatan saat mereka anak–anak. Sementara Yesus memelukn kepercayaan masyarakat nya, Muhammad mulai mempertanyakan penyembahan berhala pada masanya. Ini adalah hal yang mempengaruhi awal hidup sosial mereka.

Bab 5

Permulaan Pewahyuan