ANJING SIAPAKAH INI?

Suatu sore, saat aku sedang menjemur cucian di belakang rumah aku melihat seekor anjing tua yang tampak kelelahan berjalan memasuki halamanku.

Dari kalung yang melingkar di lehernya dan perutnya yang gemuk, aku yakin sekali anjing ini punya pemilik. Tetapi ketika aku masuk ke rumah, ia mengikutiku, lalu berjalan-jalan mengelilingi ruangan dan akhirnya tidur di sudut ruangan. Satu jam kemudian dia bangun dan menuju ke pintu keluar. Ketika kubukakan pintu ia segera keluar. Keesokan harinya, anjing itu datang lagi dan kembali melakukan hal yang sama seperti kemarin, tidur satu jam lalu minta keluar. Kejadian ini berlangsung sampai beberapa minggu.

Karena penasaran, aku menyelipkan catatan di kalungnya dengan tulisan:
“Setiap sore anjing ini selalu tidur siang di rumahku.”

Keesokan harinya ketika anjing itu datang lagi ke rumah, aku melihat sebuah catatan diselipkan di kalungnya yang berbunyi:
“Anjing ini tinggal di rumah yang memiliki 10 anak kecil – rupanya di rumahmu ia menemukan tempat yang tenang untuk bisa tidur.”

Jikalau tidak, aku sekarang berbaring dan tenang; aku tertidur dan mendapat istirahat (Ayub 3:13)

Sumber : Anonim.