diskusi ekspresidiri mengenai Hamran Ambrie

31 Jan 2012 @ 15:10

http://ekspresidiri.wordpress.com

saya yakin akan banyak ummat islam yang ingin berkomentar di tiap postingan saudara,salah satu nya adalah saya pada postingan ini https://febrina.wordpress.com/membahas-kewafatan-dan-kebangkitan-sayidina-isa-al-masih-o-l-e-h-hamran-ambrie/ tapi sayang kolom komentar nya tertutup.kenapa sis mas bro???

Shallom…
Kolom komenter sengaja saya tutup agar halaman artikel tetap terjaga dan tidak menjadi ajang debat yg dapat mengaburkan isi dari tulisan2nya.

Setelah saya membuka-buka dan menelaah beberapa link dalam situs ini (utamanya link “https://febrina.wordpress.com/membahas-kewafatan-dan-kebangkitan-sayidina-isa-al-masih-o-l-e-h-hamran-ambrie/”), saya akhirnya mengambil kesimpulan mengenai kalian sbb:

begini sist SECARA KHUSUS ANDA DAN SECARA UMUM UMMAT KRISTEN adalah suatu bentuk penafsiran terhadap Islam secara bebas dengan mengabaikan aqidah dan qaidah yang ada dalam Islam itu sendiri. Sistim pemikiran seperti ini jelas bathil dan sesat. Kenapa demikian? Begini logikanya:

Sebentar sis…jika anda ingin berbicara mengenai logika, mohon Anda jangan terburu2 mengatakan pemikiran yg berbeda dengan pemikiran yg ditanamkan pada Anda sebagai suatu pemikiran bathil dan sasat dahulu.

a. Semua upaya penafsiran (pemikiran) sebebas apapun dia, tentu menggunakan metode, kaidah atau proses berpikir tertentu; kalau tidak demikian, itu bukan tafsir sebagai buah pikir melainkan lebih pantas disebut ngawur, nglantur atau nglindur. Kesimpulannya, tidak ada pemikiran yang bebas nilai, dia harus menggunakan kaidah berpikir tertentu agar diakui sebagai buah dari suatu proses berpikir.

Sebelumnya saya mohon maaf, bukan maksud saya untuk mengatai-nagatai Anda. Apakah mata Anda telah dibutakan oleh pola/cara berpikir yg telah ditanamkan sejak anda lahir..??? Tidakkah anda dapat melihat bahwa Hamran Ambrie pun menggunakan metode dan akidah yg diyakininya dalam menafsirkan sehingga membuahkan suatu kesimpulan dalam peroses berpikir beliau? Siapakan yg lebih pantas disebut ngawur, ngelantur atau ngelindur….apakah beliau atau Anda sendiri? Silahkan para pembaca artikel ini yg menilainya.

b. Islam memiliki sejumlah nilai-nilai (aqidah dan qaidah) itu pasti (dan itu diakui oleh KRISTEN sendiri), terlepas dari adanya sejumlah perbedaan pendapat terhadap beberapa materi dalam aqidah/qaidah tersebut. Nilai-nilai itulah yang harus digunakan agar buah pemikiran (penafsiran) kita terhadap Islam mendapat pengakuan sebagai bagian dari Islam. Sebagaimana halnya sebuah karya ilmiah dalam bidang ilmu tertentu, tidak akan mendapat pengakuan apa-apa bila tidak menggunakan metode ilmiah yang sesuai dengan bidang pembahasan karya tersebut, apakah itu fisika, sosiologi dan lainnya.

Saya balik pernyataan Anda menjadi sebuah pertanyaan :
Apakah menurut Anda KRISTEN memiliki sejumlah nilai-nilai (aqidah dan qaidah, dan itu diakui oleh Islam sendiri)?

Jawaban Anda atas pertanyaan saya tersebut akan mengungkap bagaimana pola/cara berpikir yg telah ditanamkan pada diri Anda untuk mennyikapi kebebasan dalam berpikir.

c. Nah, karena KRISTEN tidak menggunakan aqidah dan qaidah Islam secara disiplin dan konsisten (kecuali yang sesuai dengan selera berpikirnya) dalam melakukan penafsiran bagaimana mungkin layak untuk diterima sebagai bagian dari Islam. Bahkan sudah sepantasnya kalau menurut Islam – sekali lagi menurut Islam – TULISAN TULISAN TERSEBUT adalah sesat dan keluar dari Islam; meskipun menurut pemikiran KALIAN sah-sah saja. Jadi, bertaubatlah!

Nah, peryataan Anda pada point ini sebenarnya telah menjawab pertanyaan saya diatas….sangat jelas terlihat bagaimana Islam membentuk pola/cara berpikir Anda mengenai kebebasan dalam berpikir! Semua tulisan Hamran Ambrie tsb menggunakan aqidah KRISTEN dengan mengutip ayat2 Alkitab….lucunya Anda ngotot untuk memaksakan agar beliau seharusnya menggunakan aqidah2 Islam juga secara DISIPLIN dan KONSISTEN supaya mendapat pengakuan bagian dari Islam! bisakah Anda tunjukan bagian mana dari tulisan beliau yg menuntut agar tulisannya diakui oleh Islam? :-)

KALAU ANDA INGIN MENCARI KEBENARAN BUKAN PEMBENARAN SILAHKAN ANDA BUKA KOLOM KOMENTAR ANDA KARNA SAYA YAKIN ANDA AKAN DI BELALAKKAN BAGAIMANA ISLAM DAN BAGAIMANA KRISTEN.

Saya sangat yakin sekali ketika berbicara antara KEBENARAN dan PEMBENARAN para pembaca sudah dapat menyimpulkannya dari buah pikiran Anda diatas….siapa yg mencari KEBENARAN sejati dan siapa yg hanya mencari PEMBENARAN saja dengan memaksakan pemikirannya sendiri sembari mengangkangi kebebasan berpikir bagi sesamanya.

Membaca cerita Hamran Ambrie dan anda sekalian, saya seperti melihat seorang peminum khamr yang berusaha melukiskan “sensasi rasa” dari “barang najis” yang sedang diminumnya. Dia seolah-olah berusaha meyakinkan orang-orang yang belum pernah mereguknya sembari menertawakan mereka dan berkata: “enak, gila!”

“Sensasi rasa” dari “barang najis” inilah yg ingin Anda paksakan melalui semua tulisan Anda diatas….silahkan Anda baca kembali tulisan2 dari buah pikiran Anda itu, tidakah ada walaupun hanya sedikit saja rasa malu dalam nurani Anda setelah menuduh tanpa dasar dan bahkan menuntut agar aqidah Islam harus diterapkan dalam tulisan2 KRISTEN?

Tidak ada yang perlu dikomentari. Praktis seluruh ceritanya –bagi orang-orang yang masih waras– adalah racauan orang mabuk.

Apakah Anda berpikir hanya Andalah orang yg paling cerdas? Apakah dengan berkomentar baru seseorang bisa dikatakan waras….Anda sungguh picik, anda telah mengerdilkan kecerdasan para pembaca artikel tersebut! Apakah para pembaca mau menerima atau menolak pemikiran Hamran Ambrie itu adalah kebebasan mereka untuk berpikir dan memilih…..lantas apa hak Anda untuk membedakannya dengan kewarasan orang2 tersebut dan mengatakan pemikiran beliau sebagai racauan orang mabuk!

“Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka. Dan peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri…” (QS 6:70)

Jika demikian biarkanlah kami memilih jalan kami sendiri

“Orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mendebat ayat-ayat Kami.” (QS 7:51)

Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. (1 Yohanes 4 : 1-3)

Wassalam,

http://ekspresidiri.wordpress.com/

JCBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s