KESAKSIAN MUHAMMAD

Assalamualaikum.

Nama saya Muhammad, saya berasal dari Malaysia, sama seperti ibu-bapa saya yang beragama Islam. Semenjak saya di bangku sekolah dasar, orang-tua saya telah membimbing saya untuk belajar mengaji al-Quran. Saya juga telah menamatkan pembacaan al-Quran (mengaji.admin) hingga selesai sewaktu saya masih di sekolah dasar tersebut.

Kedua orang-tua saya merupakan pengikut Islam yang taat. Di bawah bimbingan mereka, saya telah mendalami pengetahuan Islam saya secara intensif hingga saya berumur 17 tahun, ketika itu ilmu keIslaman saya dapat dikatak cukup mantap bagi seorang Muslim yang berpengetahuan.

Walaupun begitu, oleh karena latihan yang telah saya lakukan, dan latar-belakang saya yang suka mencari ilmu pengetahuan dari sumber-sumber yang wajar, saya sentiasa bertanya-tanya serta menyelidiki tentang apa saja yang menarik perhatian atau melahirkan minat pada pikiran saya. Termasuk hal-hal keagamaan dan Islam. Oleh karena itulah, saya memiliki banyak buku-buku ilmiah, yang mahpir keseluruhannya dalam Bahasa Inggeris.

Oleh karena sikap saya yang suka mencari dan menyelidiki segala-galanya yang dapat mengembangkan pikiran saya, saya juga mengajukan cukup banyak pertanyaan terhadap agama Islam sendiri. Sewaktu saya berada di negeri Pulau Pinang, minat saya untuk mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut semakin tinggi. Saya bergaul dengan umat intelektual Muslim yang miliki minat ilmiah yang sama seperti saya. Di sanalah saya telah bertemu dan bergaul dengan kumpulan Islam ‘Anti-Hadith’, dan mereka sangat banyak membantu saya memahami dan menolak kejanggalan dan kebatilan (hal yang salah.admin) yang ada dalam ajaran dan Sunnah Islam.

Secara khususnya, saya mengalami kesukaran dan banyak sekali keraguan tentang ajaran-ajaran yang dipelopori serta arahan-arahan yang dianjurkan di dalam Kitab-kitab Hadith, termasuk koleksi Hadith-hadith yang digelar ‘sahih’. Walau pun konon umat Islam mengatakan kumpulan-kumpulan ini sebagai kumpulan yang ‘Sahih’, saya sangat kecewa ketika mendalami kajian saya dalam bidang tersebut! Setelah membaca dan menelaah ajaran-ajaran yang terdapat di dalam Hadith serta tulisan-tulisan Muslim mengenainya, semakin tidak masuk akal bagi saya ketika mendapati ajaran-ajarannya. Saya akan memberi beberapa contoh Hadith tersebut.

Beberapa contoh yang sulit diterima dan kesangsian dalam Hadith-hadith Sahih Islam adalah seperti berikut :

1) Air kencing unta adalah Obat untuk sakit-penyakit manusia, dan dapat dipakai sebagai obat!

- Hadith sahih Bukhari Jilid (Volume) 7 nomor 590

- Hadith sahih Muslim jilid 3, nomor 4130.

Ini merupakan himbauan dan ajaran Islam yang sangat janggal sekali. Manakah bukti saintifik dan kesehatan bahawa air kencing unta telah benar-benar berhasil dan berguna sebagai penawar sakit-penyakit?

 

2) Setan dan iblis tidur atau menginap di dalam lubang hidung manusia

- Hadith Bukhari jilid 4, nomor 516

- Hadith Muslim jilid 1, nomor 462.

 

3) Anjing yang berwarna hitam adalah iblis dan setan dan mereka harus dibunuh, kononnya mereka juga berupaya
membatalkan solat umat Muslim!

- Hadith Muslim jilid 1, nomor 1032

      – Hadith Muslim jilid 3, nomor 3809-3829.

Diskriminasi yang tidak mendasar atas anjing berwarna hitam! Lagi pula, menurut ajarannya bahawa anjing hitam adalah
iblis/setan, sangat tidak benar dan kacau sekali!

 

4) Sayap kiri seekor lalat beracun, dan sayap kanannya ada penawarnya!

            – Hadith Bukhari jilid 7, nomor 673.

Hadith ini secara terus-terang sangat janggal dan tidak masuk akal. Terlebih lagi, secara otomatis bertentangan
langsung dengan kebenaran dan fakta-fakta saintifik!

 

5) Memakan Bawang putih dilarang bagi orang Islam, dan bagi mereka tidak boleh masuki masjid jika orang Muslim telah
memakan bawang putih!

- Hadith Bukhari jilid 5, no. 526

- Hadith Bukhari jilid 1, no.812, 813.

Apakah salahnya dengan memakan Bawang Putih? padahal dari segi saintifik sudah terbukti nilai-nilai kesehatan dan manfaatnya untuk manusia banyak sekali.

 

6) Kebanyakan penghuni dan ahli neraka adalah jiwa-jiwa wanita!

- Hadith Bukhari jilid 8, 456, 544.

           Kenapa diskriminasi terhadap kaum wanita dengan cara tidak wajar seperti ini?

 

      7) Dilarang kencing atau membuang air kecil ke dalam lubang/rongga dalam tanah.

           Lubang-lubang itu kononnya adalah tempat tinggal jin-jin tertentu!

        – Sunan Abu Daud Jilid 1 (Fasal 16), Nomor 29.

Rongga dan lubang dalam tanah adalah cara yang paling praktis dan lumrah dilakukan diseluruh dunia untuk membuang air. Tidak ada laporan dari manapun di dunia ini, dimana manusia pernah melihat jin keluar melalui lubang buang air tersebut! Ini merupakan satu lagi kekacauan yang dipelopori oleh Hadith sahih.

 

Anda juga bisa membaca tentang kejanggalan Hadith-hadith yang Sahih dalam agama Islam dari link berikut ini: Macam-macam Kepelikan!

Sebenarnya, rakan-rakan Islam saya mendapati bahawa petunjuk-petunjuk dan saranan Hadith seperti di atas, semuanya sejajar dengan takhyul (superstitions) yang telah dijadikan kewajiban bagi umat Islam untuk mematuhinya, mau tidak mau, secara paksa! Maklumlah, semua Hadith ini ditolak keseluruhannya oleh kumpulan Islam Anti-Hadith tersebut!

Hasil dari kekhawatiran dan kesangsian akan Hadith-hadith ‘Sahih’ itu, saya menjadi semakin kecewa terhadap agama Islam yang telah saya anut semenjak usia saya yang cukup muda!

Selain dari pada itu, saya juga pernah pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan saya. Di negara asing ini saya telah bertemu dan bergaul dengan para ahli sendikiawan Islam serta ulama-ulama Islam yang alim. Sayapun sangat berminat sekali berbincang-bincang dengan mereka, terutama sekali tentang hal-hal keagamaan.

Sangat mengejutkan bagi saya ketika ada dari kalangan mereka terdapat juga ulama yang mempersoalkan Hadith-hadith sahih dan kewibawaannya habis-habisan! Bukan hanya sebatas itu saja, malah ada ulama-ulama, cendekiawan dan tokoh Islam dari antara mereka yang mempersoalkan Al-Quran dan kesahihan kandungannya! Bagi mereka, terdapat juga cukup banyak kejanggalan serta pertentangan dan kepalsuan sejarah di dalam al-Quran sehingga menjadi kecurigaan serta tanda-tanya besar kepada kewibawaan kitab tersebut!

Di bawah sini kami memberikan link pada beberapa makalah-makalah ilmiah yang membentangkan masalah dan tanda-tanya serta kecurigaan dan kesukaran atas kitab umat Muslim – al-Quran! Ada juga kecurigaan yang telah dibawa oleh tokoh dan para ILMUWAN ISLAM sendiri!

Permasalahan dan Pertentangan di dalam al-Quran

Mushaf-mushaf Yang Hilang

Sifat-sifat Firman Tuhan yang Murni

‘Ilmu Sains’ al-Quran

Surah 30 ar-Rum- Satu Penilaian Semula

 

Setelah bergumul cukup lama secara intelektual dan rohaniah dengan kecurigaan dan keraguan saya tentang kandungan al-Quran itu, saya telah pula menganalisa dengan lebih mendalam lagi tentang pertentangan-pertentangan yang terdapat di dalamnya. Kecurigaan saya terhadap Kitab al-Quran semakin menjadi batu sandungan bagi saya; akibat pertentangan-pertentangan serta kekeliruan fakta-fakta sejarah yang jelas terdapat di dalam al-Quran. Walaupun saya telah mendalami kajian saya dengan menelaah karya tokoh-tokoh dan pujangga Islam yang ortodoks. Akhirnya, saya menjadi kecewa karena telah menyetujui dan mengakui kebenaran al-Quran, dan akibat kekecewaan ini saya akhirnya mulai mengkaji Kitab Bible (Al-Kitab) umat Sayidina Isa Al-Masih yakni, umat Kristen.

Saya sudah memdapatkan sebuah Al-Kitab/Bible dan menyelidikinya sedalam-dalamnya dari permulaan hingga akhir dari setiap kitab, fasal dan ayatnya. Walau pun dalam Quran terdapat lebih daripada 100 rujukan kepada Sayidina Isa A.M. namun tidak selengkap riwayat Baginda seperti yang terdapat di dalam Kitab Suci Injil! Jadi, saya mulai menyelidiki Kisah Hidup dan riwayat Sayidina Isa Al-Masih dengan sikap yang baru serta dengan ‘kacamata’ yang tidak dicemari oleh prasangka dan salah tafsir keislaman saya yang dahulu! Saudaraku, saya himbau kepada anda – abaikanlah prasangka-prasangka anda serta sikap-sikap negatif anda terhadap Kitab Injil dan ajaran umat Kristen. Mengartilah, al-Quran sendiri telah mengarahkan umat Islam dari Surah 10 Yunus 94 seperti berikut:

‘Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu. Sesungguhnya telah datang kebenaran kepadamu dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu temasuk orang-orang yang ragu-ragu’.

Jelaslah, al-Quran sendiri TIDAK menuduh umat Kristen telah ‘mengubah’ kitab-kitab mereka, tetapi, sebaliknya menyarankan kepada umat nabi Muhammad (umat Islam) supaya merujuk kepada umat Kristen yang telah memiliki Kitab Suci Injil mereka lebih awal daripada umat Islam! Sesungguhnya, Quran sekali lagi menganjurkan umat Kristen dan Yahudi dari Surah al-Maidah ayat 68 :

‘Hai Ahli-ahli Kitab, kamu bukan atas suatu KEBENARAN, kecuali kamu turut kitab TAURAT dan INJIL dan apa-apa yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu..’

Allah Sendiri telah bersabda tentang kedatangan al-Quran dan hubungannya dengan Kitab-kitab yang lebih awal dari al-Quran itu sendiri, Surah Ali Imran ayat 3, seperti berikut :

‘Dia [Allah] menurunkan Kitab Quran kepada engkau ya Muhammad, dengan sebenarnya, serta MEMBENARKAN Kitab-kitab yang sebelumnya, dan Dia telah menurunkan TAURAT dan INJIL..’

 

Saat saya membuka Kitab Suci Injil dan mulai menelaahnya, saya menjadi terharu dan perasaan nyaman dan sejahtera mulai melanda saya! Begitu nyaman dan nenyenangkan sekali pengkajian Al-Kitab/Kitab Suci Injil saya itu! Sambil saya membaca isinya, saya terpukau dengan ayat-ayat indah seperti berikut :

Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.

Injil Matius 5 : 5-6

Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.

Injil Matius 5 : 7-8

Begitulah indahnya kata-kata dan sabda Sayidina Isa semasa Baginda mengajari para muridnya dan pengikutnya yang lain ketika di atas Bumi ini lebih dari 2000 Tahun yang lalu! Selain dari pada itu, saya juga kata-embaca perkataan Sayidina Isa Al-Masih yang mejelaskan tentang diri-Nya sendiri dalam Nas Injil seperti berikut:

Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? Tidak ada seorangpun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia.

Injil Yohanes 3 : 12-13

Tentang hal ‘Roti Hidup’ juga, Sayidina Isa telah bersabda seperti berikut:

Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.”

Maka kata mereka kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa.”

Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.

Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.

Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.

Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.

‘AKULAH ROTI HIDUP…YANG TURUN DARI SYURGA: BARANGSIAPA YANG MAKAN DARIPADANYA, DIA TIDAK AKAN MATI’,

Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.”

Injil Yohanes 6 : 32-40

 

Sudah sangatlah jelas dan terbuka bagi saya, siapakah sesungguhnya Sayidina Isa Al-Masih itu! Baginda adalah Firman Allah -’LOGOS’ – Yohanes 1 : 1 dan ‘Kalimatullah’ yang hidup itu, yang telah TURUN ke Dunia ini untuk mengkhabarkan Berita Baik Allah Ta’ala kepada kita! Ini juga adalah benar daripada nas Al-Quran;


(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: “Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih ‘Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

Surah Ali-Imran ayat 45

 

Pada hari ini, saya dan seluruh keluarga saya sudah memeluk dan mengikuti ajaran dan utusan Sayidina Rabbani Isa Al-Masih yang sejati itu dengan sepenuh hati dan jiwa. Kami tahu dan pasti masa depan kami adalah di alam Syurga dan Jannah bersama-sama dengan Allah yang Maha Pengasih lagi Penyayang itu! Karena Kalimat-Nya Sendiri telah turun – Nuzul dan menjadi ‘Anak Manusia’ yang sempurna lagi sejati itu. Baginda telah lakukan peristiwa ini, lebih 2,000 tahun lalu supaya segala ciptaan-Nya yang amat dikasihi-Nya, dapat mengenal dan nikmati Kasih dan Sayang Ar-rahman dan Ar-rahim Allah yang hakiki dan sejati secara peribadi!

Saudaraku yang sangat dikasihi oleh Sayidina Isa Al-Masih, saya mengundang anda untuk menyelidiki utusan dan Risalah yang dibawa oleh Sayidina Isa itu sebagaimana yang diperlihatkan dalam Kitab Suci Injil-dengan pikian yang bebas dari prasangka dan menghakimi sebagai seorang Islam. Tuhan Sendiri akan mengkabulkan pencarian anda yang ikhlas dengan ganjaran yang manusia sendiri tidak dapat memberikannya – yaitu kehidupan yang kekal abadi disisi Allah swt Sendiri, untuk selama-lamanya!

Semoga Allah memberkati anda dengan taufik dan hidayah-Nya yang sejati!

Halleluya…!! Alhamdulillah…!!