Ekspresidiri mempertanyakan kebebasan berpikir Hamran Ambrie (Mantan imam, pelopor terkenal Muhammadiyah)

  1. ekspresidiri Said:

    on Januari 31, 2012 at 3:10 pm · Sunting

    saya yakin akan banyak ummat islam yang ingin berkomentar di tiap postingan saudara,salah satu nya adalah saya pada postingan inihttp://febrina.wordpress.com/membahas-kewafatan-dan-kebangkitan-sayidina-isa-al-masih-o-l-e-h-hamran-ambrie/ tapi sayang kolom komentar nya tertutup.kenapa sis mas bro???

    Shallom…
    Kolom komenter sengaja saya tutup agar halaman artikel tetap terjaga dan tidak menjadi ajang debat yg dapat mengaburkan isi dari tulisan2nya.

    Setelah saya membuka-buka dan menelaah beberapa link dalam situs ini (utamanya link “http://febrina.wordpress.com/membahas-kewafatan-dan-kebangkitan-sayidina-isa-al-masih-o-l-e-h-hamran-ambrie/”), saya akhirnya mengambil kesimpulan mengenai kalian sbb:

    begini sist SECARA KHUSUS ANDA DAN SECARA UMUM UMMAT KRISTEN adalah suatu bentuk penafsiran terhadap Islam secara bebas dengan mengabaikan aqidah dan qaidah yang ada dalam Islam itu sendiri. Sistim pemikiran seperti ini jelas bathil dan sesat. Kenapa demikian? Begini logikanya:

    Sebentar sis…jika anda ingin berbicara mengenai logika, mohon Anda jangan terburu2 mengatakan pemikiran yg berbeda dengan pemikiran yg ditanamkan pada Anda sebagai suatu pemikiran bathil dan sasat dahulu.

    a. Semua upaya penafsiran (pemikiran) sebebas apapun dia, tentu menggunakan metode, kaidah atau proses berpikir tertentu; kalau tidak demikian, itu bukan tafsir sebagai buah pikir melainkan lebih pantas disebut ngawur, nglantur atau nglindur. Kesimpulannya, tidak ada pemikiran yang bebas nilai, dia harus menggunakan kaidah berpikir tertentu agar diakui sebagai buah dari suatu proses berpikir.

    Sebelumnya saya mohon maaf, bukan maksud saya untuk mengatai-nagatai Anda. Apakah mata Anda telah dibutakan oleh pola/cara berpikir yg telah ditanamkan sejak anda lahir..??? Tidakkah anda dapat melihat bahwa Hamran Ambrie pun menggunakan metode dan akidah yg diyakininya dalam menafsirkan sehingga membuahkan suatu kesimpulan dalam peroses berpikir beliau? Siapakan yg lebih pantas disebut ngawur, ngelantur atau ngelindur….apakah beliau atau Anda sendiri? Silahkan para pembaca artikel ini yg menilainya.

    b. Islam memiliki sejumlah nilai-nilai (aqidah dan qaidah) itu pasti (dan itu diakui oleh KRISTEN sendiri), terlepas dari adanya sejumlah perbedaan pendapat terhadap beberapa materi dalam aqidah/qaidah tersebut. Nilai-nilai itulah yang harus digunakan agar buah pemikiran (penafsiran) kita terhadap Islam mendapat pengakuan sebagai bagian dari Islam. Sebagaimana halnya sebuah karya ilmiah dalam bidang ilmu tertentu, tidak akan mendapat pengakuan apa-apa bila tidak menggunakan metode ilmiah yang sesuai dengan bidang pembahasan karya tersebut, apakah itu fisika, sosiologi dan lainnya.

    Saya balik pernyataan Anda menjadi sebuah pertanyaan :
    Apakah menurut Anda KRISTEN memiliki sejumlah nilai-nilai (aqidah dan qaidah, dan itu diakui oleh Islam sendiri)?

    Jawaban Anda atas pertanyaan saya tersebut akan mengungkap bagaimana pola/cara berpikir yg telah ditanamkan pada diri Anda untuk mennyikapi kebebasan dalam berpikir.

    c. Nah, karena KRISTEN tidak menggunakan aqidah dan qaidah Islam secara disiplin dan konsisten (kecuali yang sesuai dengan selera berpikirnya) dalam melakukan penafsiran bagaimana mungkin layak untuk diterima sebagai bagian dari Islam. Bahkan sudah sepantasnya kalau menurut Islam – sekali lagi menurut Islam – TULISAN TULISAN TERSEBUT adalah sesat dan keluar dari Islam; meskipun menurut pemikiran KALIAN sah-sah saja. Jadi, bertaubatlah!

    Nah, peryataan Anda pada point ini sebenarnya telah menjawab pertanyaan saya diatas….sangat jelas terlihat bagaimana Islam membentuk pola/cara berpikir Anda mengenai kebebasan dalam berpikir! Semua tulisan Hamran Ambrie tsb menggunakan aqidah KRISTEN dengan mengutip ayat2 Alkitab….lucunya Anda ngotot untuk memaksakan agar beliau seharusnya menggunakan aqidah2 Islam juga secara DISIPLIN dan KONSISTEN supaya mendapat pengakuan bagian dari Islam! bisakah Anda tunjukan bagian mana dari tulisan beliau yg menuntut agar tulisannya diakui oleh Islam? :-)

    KALAU ANDA INGIN MENCARI KEBENARAN BUKAN PEMBENARAN SILAHKAN ANDA BUKA KOLOM KOMENTAR ANDA KARNA SAYA YAKIN ANDA AKAN DI BELALAKKAN BAGAIMANA ISLAM DAN BAGAIMANA KRISTEN.

    Saya sangat yakin sekali ketika berbicara antara KEBENARAN dan PEMBENARAN para pembaca sudah dapat menyimpulkannya dari buah pikiran Anda diatas….siapa yg mencari KEBENARAN sejati dan siapa yg hanya mencari PEMBENARAN saja dengan memaksakan pemikirannya sendiri sembari mengangkangi kebebasan berpikir bagi sesamanya.

    Membaca cerita Hamran Ambrie dan anda sekalian, saya seperti melihat seorang peminum khamr yang berusaha melukiskan “sensasi rasa” dari “barang najis” yang sedang diminumnya. Dia seolah-olah berusaha meyakinkan orang-orang yang belum pernah mereguknya sembari menertawakan mereka dan berkata: “enak, gila!”

    “Sensasi rasa” dari “barang najis” inilah yg ingin Anda paksakan melalui semua tulisan Anda diatas….silahkan Anda baca kembali tulisan2 dari buah pikiran Anda itu, tidakah ada walaupun hanya sedikit saja rasa malu dalam nurani Anda setelah menuduh tanpa dasar dan bahkan menuntut agar aqidah Islam harus diterapkan dalam tulisan2 KRISTEN?

    Tidak ada yang perlu dikomentari. Praktis seluruh ceritanya –bagi orang-orang yang masih waras– adalah racauan orang mabuk.

    Apakah Anda berpikir hanya Andalah orang yg paling cerdas? Apakah dengan berkomentar baru seseorang bisa dikatakan waras….Anda sungguh picik, anda telah mengerdilkan kecerdasan para pembaca artikel tersebut! Apakah para pembaca mau menerima atau menolak pemikiran Hamran Ambrie itu adalah kebebasan mereka untuk berpikir dan memilih…..lantas apa hak Anda untuk membedakannya dengan kewarasan orang2 tersebut dan mengatakan pemikiran beliau sebagai racauan orang mabuk!

    “Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka. Dan peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri…” (QS 6:70)

    Jika demikian biarkanlah kami memilih jalan kami sendiri

    “Orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai permainan dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mendebat ayat-ayat Kami.” (QS 7:51)

    Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. (1 Yohanes 4 : 1-3)

    Wassalam,

    http://ekspresidiri.wordpress.com/

    JCBU

     

  2. ekspresidiri Said:

    on Februari 5, 2012 at 1:41 am · Sunting

    Hamran Ambrie menulis pada Bukti ke-dua

    Dalam ayat Al-Quran itu sendiri dikatakan: ‘Sesungguhnya kami (orang-orang Yahudi) telah membunuh Al Masih, Isa Putra Maryam’.

    Kalimat ini berisikan pemberitaan yang sungguh-sungguh, tidak diragukan, bahwa yang mereka salibkan (dibunuh mati) adalah Sayidina Isa, bukan orang lain. Hal ini sesuai dengan keterangan Matius 27: 16,17 yang waktu itu orang-orang Yahudi ditawari memilih: Sayidina Isa di Salib ataukah Barabas penjahat di penjara itu di bebaskan. Orang-orang Yahudi, memilih Sayidina Isa di Salib.
    ***
    inilah saya katakan si ambrie tak menggunakan metode Islamiah untuk melakukan tafsir,yang harus anda ingat, memahami Islam haruslah secara Holistik dengan dasar rujukan yang jelas yaitu Al Quran dan as sunnah ash shohihah. Perhatikan ayat-ayat ini agar anda tidak salah tafsir ketika membaca Surat an-Nisaa’: 157-158 ini.
    >>> Dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana”.

    silahkan anda baca sendiri ADAKAH WARTA PENYALIBAN yesus PADA AYAT ITU????

    Shallom…
    Saya tidak tau apakah Anda mengenal atau paling tidak mengetahui latar belakang seorang Hamran Ambrie sehingga beliau menganalisa setiap pembuktiannya berdasarkan latar belakangnya tersebut? Alangkah baiknya jika Anda dan juga para pembaca mengenal dan memahami siapakah seorang Hamran Ambrie itu disini :KESAKSIAN ‘MANTAN IMAM’ HAMRAN AMBRIE (PELOPOR TERKENAL MUHAMMADIYAH)

    Kalau gitu mah bukan elaborasi tapi eliminasi.
    Tolong dong, kutipan-kutipan ayat nya yang sedikit menggigit,potong memotong ayat sudah lumrah dalam dunia kristen,kita sudah maklum ^_^.
    ***

    Silahkan Anda berpendapat, saya sangat yakin akan kopetensi beliau ketimbang Anda dalam memahami dan menganalisa sesuatu berdasarkan pengetahuannya yg mana talah melahirkan setiap buah pikiran beliau tsb ^_^

    Admin mengutip ayat 1 Yohanes 4 : 1-3 berbunyi Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

    Saudara semua orang muslim mengakui bahwa Yesus/Isa As berasal dari Allah tapi bukan berarti Allah itu adalah Yesus,saya berasal dari Allah bahkan Alam ini,apakah itu berarti kita akan samakan bahwa mereka (alam ini) adalah Allah???
    tentu tidak.

    Nah…sekarang terbongkarlah kemunafikan Anda, standar ganda sudah lumrah dalam dunia Islam, kita sudah maklum ^_^.
    Ternyata Andapun ingin memaksakan aqidah Islam kedalam aqidah Kristen mengenai YESUS

    mengenai Allah lain…
    Allah yang mana lagi guys???
    saya jadi teringat ayat ini [Ulangan 5:7] “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

    kalian SELALU mengcounter Ummat Islam dgn mengutip ayat itu dan MENGAKU ALLAH YANG KALIAN SEMBAH ADALAH ALLAH ISRAEL,bukti nya apa???
    apakah Allah israel sama dgn Yesus????

    Yahudi sendri tak mengakui yesus dan memang yesus itu BUKAN TUHAN.

    JUSTRU PENGAKUAN YAHUDI BAHWA ALLAH MEREKA SAMA DGN ISLAM,SILAHKAN ANDA BUKA http://www.mechon-mamre.org/jewfaq/gentiles.htm TERTULIS While it is recognized that Moslems worship the same God that we do (though calling him Allah, He is the same God of Israel).

    Dan Ternyata para RABI YAHUDI MENGAKUI ALLAH YG DISEMBAH MUSLIM adalah ALLAH YG SAMA DG YG MRK SEMBAH,SILAHKAN BUKA http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=vCOynC1xPAs

    We lo shelahnu lekha ebel kamo rachamim ‘al kol ha-baroim

    (Dan tiadalah Kami mengutus Engkau melainkan sebagai rahmat bagi alam semesta)

    Shalom ‘ala Nevi ha-Gadol, Muhammadim ‘aleiv ha-shalom. itu adalah PENGAKUAN dari salah satu RABBI BESAR yahudi yaitu Rabbi Sa’adiah Ga’on

    pengakuan Rabbi Sa’adiah Ga’on atas Muhammad SAW berbunyi sbb:”Ve ‘Or le ‘aretz, miyayi ha miyayi, hagadol ha Shiluakh, Mashiah Ha Shema’i le ‘olam, ve hodu ‘alachem”

    (Saadya Gaon, dalam Compilation of Excerpt Rabbinic, in Jewish Rabbinic Literature in Middle East, hlm.27).http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=BN0YbC0BJ8g

    SEKARANG KAMI UMMAT ISLAM BERTANYA,APAKAH YAHUDI MENGAKUI YESUS SEBAGAI TUHAN???

    APAKAH YAHUDI MENGAKUI BAHWA MEREKA BERTUHANKAN SAMA DENGAN KRISTEN????.
    *****

    Lagi-lagi saya harus mengatakan ini:
    Nah…sekarang terbongkarlah kemunafikan Anda, standar ganda sudah lumrah dalam dunia Islam, kita sudah maklum ^_^.
    Anda tidak hanya ingin memaksakan aqidah Islam kedalam aqidah Kristen, bahkan Andapun membawa2 aqidah yahudi segala jika itu menguntungkan….sayangnya yahudi yg berbicara itu tidak tau bahwa oleh Islam dia tidak lebih daripada seekor babi yg akan dibunuh pada akhir dunia.

    In another passage, Sheikh Muhammad says that being a disbeliever is “filth” and makes pig noises after stating that “Jews are pigs that will be killed at the end of the world”.

    Terjemahan :
    Dalam bagian lain, Sheikh Muhammad mengatakan bahwa menjadi kafir adalah “kotoran” dan membuat suara-suara babi setelah menyatakan bahwa“Yahudi adalah babi yang akan dibunuh pada akhir dunia”. ==>>Sheikh sparks outrage

    A Saudi school has recently been caught teaching thatJews and Christians areapes and pigs. This is nothing new, of course, since the teaching of Jews and Chrsitians being apes and pigs is widespread in the Arab Middle East.

    Teremahan:
    Sebuah sekolah Saudi baru-baru ini tertangkap mengajarkan bahwaYahudi dan Kristenadalah kera dan babi. Ini adalah hal yang baru, tentu saja, karena ajaran Yahudi dan Chrsitians menjadi kera dan babi tersebar luas di Timur Tengah Arab. ==>> Symposium: Apes, Pigs and Anti-Semitism

    Mengapa seorang muslim…dan bahkan yg masih anak-anakpun berkata demikian…???

    Sebab inilah yg dikatakan dalam Al-quran untuk orang yahudi itu :
    Katakanlah, “Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka yang dijadikan kera dan babi dan menyembah thaghut?” Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus. 
    (QS. Al-Maidah: 60)

    Kesimpulan Akhir.

    Sudah waktunya saya Hamran Ambrie maupun kalian Ummat kristen jujur dan berterus-terang bahwa antara Islam dan kristen memang dua kutub dengan akar ideologi yang berbeda. Dan kita pun harus menerima kenyataan bahwa perbedaan itu tidak melulu bersifat variatif dan alternatif, tapi secara fundamental adalah kontradiktif. Ide elaborasi maupun kolaborasi injil Alqur’an (spt yg di lakukan hambran maupun isadanislam.com) dan semacamnya, sekali lagi hanyalah basa-basi ilmiah, kalau bukan lelucon dan gombal ilmiah. tidak perlu dicari korelasi ataupun elaborasinya dari Islam. Karena ujung-ujungnya pasti tidak nyambung dan lagi-lagi apologetik.

    Untuk kesimpulan akhir Anda ini hanya satu yg saya temukan, yaitu (maaf) Anda hanyalah seorang MUNAFIK berstandar ganda

    dari perkataaan anda sendiri “”Jika demikian biarkanlah kami memilih jalan kami sendiri”””

    silahkan saja,Asalkan jangan membawa-bawa nama Islam dalam pandangan Kristen. Apa perlunya Islam dengan yang namanya “kristen2an”. Jadi, terserah anda, “al-Haqqu min rabbikum faman sya-a falyu’min wa man sya-a falyakfur” (Kebenaran itu dari Tuhan kalian maka siapa yang mau silakan beriman dan siapa yang mau silakan kufur)!

    Saya bukan Hanran Ambrie, dan jika beliau membawa-bawa nama Islam tentu ini ada kaitannya dengan latar belakang beliau

    Untuk membuat tafsir Quran dan syarah Hadits ala Hamran Ambrie, orang tidak perlu belajar sama sekali! Modalnya cukup mengerti bahasa Indonesia dan punya sedikit keberanian (baca: kekurang-ajaran) untuk berpikiran ngawur. Tidak perlu belajar bertahun-tahun bahasa Arab, ushul fiqh, musthalah hadits, asbabunnuzul, asbabul wurudl, menelaah kitab-kitab salaf dan bermulazamah dengan para ulama. Yang penting adalah bagaimana agar Islam itu enak didengar dan enteng dikerjakan, masuk di akal orang-orang yang mendewakan akal dan menyenangkan hati orang-orang yang telanjur kepincut dengan dunia.

    Dalam hal kompetensi menurut latar belakangnya, Hamran Ambrie lebih meyakinkan bagi saya dalam menafsirkan Quran dan syarah Hadits ketimbang diri Anda ^_^.

    Kesimpulannya, berislam dengan baik dan benar membutuhkan kerja keras, belajar serius, kesungguhan, mujahadah dan jihad. Sedangkan “berislam” cara Hamran adalah mencari celah dan helah untuk meninggalkan dan menanggalkan ajaran Islam yang cukup dilakukan dengan santai, senda gurau dan gelak tawa. Ha… ha… ha… :-D

    Latar belakang Hamran Ambrie dalam berIslam hingga dapat dipercaya sedimikian rupa oleh sesama muslim ketika itu tidaklah mungkin dilakukan hanya dengan santai, senda gurau dan gelak tawa. Ha… ha… ha… :-D

    Wassalam

    http://ekspresidiri.wordpress.com/2012/02/01/pandangan-tv-yahudi-atas-penyaliban-yesus-2/

    JCBU

     

  3. ekspresidiri Said:

    on Februari 6, 2012 at 8:34 am · Sunting

    sekarang kita coba buktikan apakah Alqur’an menceritakan mewartakan Bahwa Almasih di salib oleh yahudi sebagaimana ayat yang di kutip oleh kelicikan hamran ambrie dan di benarkan oleh kedustaan kristen???

    Shallom…
    Baik, mari kita buktikan siapakah sebenarnya yg licik dan penuh dustaserta yg ingin membenarkan dusta-dustanya itu.

    Surat an-Nisaa’: 157-158 ini.>>> Dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana”.

    sekali lagi ADAKAH WARTA PENYALIBAN yesus PADA AYAT ITU????

    tidak ada bukan???

    Saya tidak tau bagaimana cara Anda menganalisa mengenai suatu kejadian yg diberitakan pada ayat tersebut….saya mencoba untuk menjelaskan apa yg saya tangkap dari analisa Hamran Ambrie mengenai Surat an-Nisaa’: 157-158 tsb.

    1. “Dan karena ucapan mereka
    Siapakah mereka ini? Orang-orang Yahudi atau Arab, Cina, Indonesia….dst! Jadi, siapakah “MEREKA” yg dimaksud dalam ayat tsb?

    Jika Anda sudah mengetahui jawabannya, sekarang kita masuk pada point berikutnya.

    2. MEREKA yg dimaksud pada point pertama diatas mengucapkan sesuatu, yaitu :
    “Sesungguhnya kami telah membunuhAl-Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”
    bukankah sangat jelas bahwa ucapan “mereka” adalah suatu pengakuan yg sangat jelas atas apa yg telah diperbuat pada Al-Masih, Isa putra Maryam, ya itu membunuhNya!

    Sampai pada point kedua ini apa yg anda sebut-sebut sebagai WARTA PENYALIBAN memang belum ada, karena “mereka” tidak menyebutkan dengan bagaimana caranya pembunuhan itu dilakukan.
    Sekarang mari kita maju satu langkah lagi untuk mengetahui siapakah sesungguhnya sang PEWARTA PENYALIBAN sebagai cara pembunuhan terhadap Al-Masih, Isa putra Maryam yg dilakukan oleh “mereka” ini.

    3. “padahal mereka tidak membunuhnyadan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.”
    Oknum yg menyampaikan ayat ini jelas-jelas sedang menyampaikan/menceritakan suatu peristiwa pembunuhan yg dilakukan oleh “mereka” dan bagaimana caranya pembunuhan itu dilakukan.

    Terlepas apakah yg dibunuh dan disalibkan itu adalah Al-Masih atau bukan, itu tidak jadi soal! pointnya adalah bahwa si penyampai/penceritan mengamini adanya peristiwa pembunuhan danPENYALIBAN….selanjutnya tidak lebih daripada trik sulap dalam melakukan FACE OFF terhadap orang tak berdosa yg wajahnya dijadikan serupa dengan Al-Masih yg kemudian menjadi korban pembunuhan dan penyaliban tsb, namun pada dasarnya mereka melihat dan mengenal wajah yg “mereka” bunuh dan salibkan itu adalah wajah yg “mereka” kenal sebagai Al-Masih….sampai titik ini, “mereka” tidak bisa dikatakan berdusta tentang siapa yg dibunuhnya, karena “mereka” pun hanyalah korban dusta yg dilakukan dengan sebuah trik sulap.

    Anda dan pembaca sekarang bisa menilai, siapakah yg sesungguhnya melakukankelicikan dengan dusta besar dan yg membenarkan dusta-dusta itu?

    jika saya ingin melanjutkan untuk membahas ayat tersebut….sesungguhnya sangat sarat dengan kontradiksi yg terdapat didalamnya. Tapi bukan itu pointnya kan ^_^

    Yang jelas saat ini saya dapat menangkap buah pikiran Hamran Ambrie seperti point-point yg saya sampaikan diatas, dan menemukan bahwa WARTA PENYALIBAN pada ayat itu memang ADA! Jika apa yg disampaikan tentang penyaliban itu tidak bisa dianggap sebagai WARTA PENYALIBAN, maka si penyampai/pencerita pada ayat itu hanyalah seorang pengarang bebas yg sedang nganggur saja sehingga apa yg disampaikan hanyalah pepesan kosong yg tidak pernah terjadi, apakah Anda setuju dengan saya?

    Nah inilah yang di namakan eliminasi ayat dan nyata nya mendapat dukungan dari kristen yang gemar mengutak atik ayat bak majalah dan koran.

    Mungkin Anda harus tau dulu apa itu “MENGANALISA” suatu tulisan untuk mengetahui dan memahami pesan atau isi dari tulisan-tulisannya baik secara TERSURAT maupun TERSIRAT.

    ***kita sudah maklum karna Bukanlah Alkitab/Bibel namanya kalau di dalamnya tidak mengandung berbagai bentuk kesalahan, kemustahilan, fitnah, pornografi, distorsi, kontradiksi, tambal-sulam, kesombongan, kebohongan, rasialisme, perombakan, penambahan, pengurangan, penyelewengan-sejarah, pengaburan-kisah, narasi fiktif, penyimpangan, pemalsuan, revisi-revisi, pencatutan, salah-arah, versi-versi-bervariasi, dan lain sebagainya.

    MUNAFIK….itu kata yg pantas disematkan pada Anda, berbagai macam tuntutan dan aqidah Anda angkat-angkat pada posting Anda sebelumnya….tapi sekarang lihat apa yg terlontar dari pikiran Anda ini..???

    dan lebih aneh nya anda menanggapi argument saya dgn mengatakan Nah…sekarang terbongkarlah kemunafikan Anda, standar ganda sudah lumrah dalam dunia Islam, kita sudah maklum ^_^.
    Ternyata Andapun ingin memaksakan aqidah Islam kedalam aqidah Kristen mengenai YESUS

    MUNAFIK….dan sekarang Anda mau MEMFITNAH SAYA…??? baca lagi tanggapan saya sebelumnya, saya tidak pernah membawa-bawa aqidah Islam! Sudah saya katakan (bahkan saya sertakan pula linknya),
    saya bukan Hamran Ambrie, kalaupun beliau membawa-bawa ayat-ayat Al-quran itu pasti ada hubungannya dengan latar balakang beliau.

    hallooooooo siapa yang munafik saudara,orang yang mendukung eliminasi ayat atau meluruskan eliminasi ayat???
    sekali lagi halloooooooo siapa yang memaksakan akidah islam terhadap kristen saudara???
    bukan kah saya hanya menjwab ayat yang anda berikan???
    dan bukti nya yesus sendiri mengaku BUKAN TUHAN TAPI TUAN KOK,tak perlu saya berikan ayat nya anda bisa baca sendiri kok dan TAK ADA SATU PUN AYAT KETUHANAN UNTUK yesus ^_^.

    Saya tidak menemukan kata baru untuk Anda jika berbicara aqidah selain ANDA SEORANG MUNAFIK!

    dan lagi dgn PONGAH nya anda BERCELOTEH “””Dalam hal kompetensi menurut latar belakangnya, Hamran Ambrie lebih meyakinkan bagi saya dalam menafsirkan Quran dan syarah Hadits ketimbang diri Anda ^_^””

    Baiklah, Kalau begitu tunjukan kopetensi Anda supaya lebih yakin pada Anda dari pada beliau dalam menafsirkan Quran dan syarah Hadits ^_^.

    oolala itukah meyakinkan dgn cara mengeliminasi ayat???
    bagaimana lebih meyakinkan wong hamran amrie lebih mendukung kristen siiiiiiich walaupun kita tahu dalam aqidah islam semua sudah ada jawaban nya ttg apa yang di ungkit oleh kePONGAHAN hamran amrie,mudahan anda berkenan membaca ini Isa Dalam Pandangan Ulama.

    Silahkan Anda lebih memilih dan mengamini buah pikiran siapa diantara mereka, Hamran Ambrie atau Ulama….tidak ada yg paksa bukan..??? Dan saya rasa kita semua dapat menyelidiki dan menganalisa kembali setiap buah pikiran mereka pribadi lepas pribadi.

    Aqidah Yahudi.
    hehehe begitu sempit dan picik nya anda mengatakan saya mencari pembenaran dari yahudi,itu hanya pengakuan yahudi dan ternyata klaim kalian bahwa Allah kalian adalah allah Israel ternyata bullshit tak di akui oleh yahudi pengikut taurat,wajar mereka tak mengakui yesus karna memang yasus bukan Tuhan tapi tuan.

    Lho…apa hubungannya Yahudi dan kristen? Kristen tidak butuh Yahudi untuk mengakui Allahnya adalah Allah Israel…begitu pula sebaliknya, Yahudi tidak pernah memaksakan atau melarang orang lain untuk percaya dan beribadah kepada Allah Israel sekalipun cara dan agamanya berbeda dengan mereka, kenapa jadi anda yg ribut dan membawa-bawa aqidah Yahudi? Kalaupun Yahudi tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan, lantas apa hubungannya dengan Anda dan Islam dan apakah Yahudi akan marah lantas melarang dan membunuh orang yg percaya kepada Yesus sebagai Tuhannya..???

    Kelihatankan begitu piciknya pola pikir yg ditanamkan pada Anda ini!

    Karena Anda sekarang saya jadi paham mengapa tidak ada kedamaian dan saling menghormati didalam Islam….orang-orang Ahmadiyah dibunuh hanya karena mereka ingin percaya, mengimani dan menyembah tuhannya Islam dengan cara yg berbeda, begitu pula dengan pesantren Islam syiah yg dibakar baru-baru ini hanya karena berbeda tata cara menyembah dengan caranya Islam suni dalam menyembah tuhannya Islam ini. Di negara Iran justru sebaliknya, justru orang-orang Islam suni yg ditekan karena Islam syiah adalah mayoritas disana, di afganistan hampir setiap hari bom meledak yg dilakukan oleh muslim dan menewaskan banyak orang muslim….Anda tau kenapa…??? ya benar, karena Isalam syiah dan Islam suni akan selalu saling tuding bahwa yg berbeda dengan mereka adalah Islam sesat…dan perintah tuhan Islam yg sama-sama mereka sembah ini bagi orang-orang yg dianggap kafir karena sesat menurut penilaian mereka masing-masing haruslah DIBUNUH..!!!

    surah / surat : Al-Anfaal Ayat : 12
    12. (Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman”. Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka [599].

    [599] Maksudnya: ujung jari disini ialah anggota tangan dan kaki.

    Coba kita renungkan sejenak….akan adakah kedamaian dalam menjalankan agama yg seperti ini? yg note bene tuhan yg disembah adalah tuhan yg sama, lalu bagaimana nasib dengan orang-orang yg agama dan Tuhannya berbeda dengan Islam (kafir)..???

    Inilah sebabnya mengapa Anda membawa-bawa Yahudi, tidak lain karena pikiran Anda sudah terpola sedemikian rupa, tidak ubahnya dengan pemikiran orang-orang Islam yg faktanya saya sebutkan tadi….saya tekankan pada Anda, dalam Agama Yahudi tidak ada diajarkan atau diperintahkan untuk membunuh orang-orang yg menyembah “Allah Israel” Tuhan mereka dengan cara yg bebeda, demikian pula halnya dengan Kristen dan mungkin juga agama-agama lainnya. Tapi khusus Islam sekarang kita sudah sama-sama tau bukan..??

    Sudah begitu banyaknya fakta dilapangan yg berbicara bagaimana sepak terjang dari pengikut-pengikut agama yg yg diklaim sebagai agama damai ini terhadap agama non Islam? Apakah orang-orangnya yg bebal sehingga tidak tau bagaimana menjalankan ajaran agamanya sendiri ketika membuat kekacauan namun disisi lain selalu mengaanggap diri paling paham dan paling benar? Ataukah memang karena ajaran agamanya yg membuat mereka menjadi orang-orang yg demikian. Mari gunakan kebebasan kita untuk berpikir dan selidiki kebenaran yg sesungguhnya akan ajaran islam mengenai toleransi dan saling menghormati hak azasi manusia dalam memilih keparcayaan sesuai dengan keyakinannya. Apakah memang benar Islam mengajarkan kedamaian sesuai dengan klaimnya sebagai “agama damai” atau hanya pemanis saja….Mohon bekali diri kita sendiri agar tidak mudah tertipu oleh slogan-slogan rayuan pulau kelapa ^_^.

    Oh ya agar saya tak terlihat hanya berceloteh,inilah yang saya maksud dgn tanda bintang tiga di atas (***)

    daud,raja koresy dll adalah seorang messias tapi mereka terjemahkan sebagai ORANG YANG DI URAPI” (Yesaya 45:1), padahal kata asli Ibraninya adalah “mesias,sedangkan yesus mereka terjemahkan MESSIAS padanan kata Yunani “KRISTUS.

    Persekongkolan dalam aktivitas penerjemahan modern dapat ditunjukkan dengan mudah. Alkitab King James 1611 tersebar secara luas. Bandingkan Alkitab tersebut dengan versi terjemahan yang lebih akhir, misalnya New American Bible. Pada Alkitab yang pertama, di dalam 2 Raja-raja 13:5 kita dapatkan kata “SAVIOUR”, sedangkan pada New American Bible, kata itu diganti dengan sinonimnya, “DELIVERER”

    >>> * 2 Raja-Raja 13:5
    LAI TB, TUHAN memberikan kepada orang Israel seorang PENOLONG, sehingga mereka lepas dari tangan Aram dan dapat duduk di kemah-kemah mereka seperti yang sudah-sudah.

    >>> KJV, And the LORD gave Israel a SAVIOUR, so that they went out from under the hand of the Syrians: and the children of Israel dwelt in their tents, as beforetime.

    >>>NASB, The LORD gave Israel a DELIVERER, so that they escaped from under the hand of the Arameans; and the sons of Israel lived in their tents as formerly.

    JADI KRISTUS/ MESSIAS BUKAN HANYA YESUS.

    Anda ini aneh…tidak salah jika saya mengatakan Anda itu MUNAFIK berstandar ganda, yg Anda sodorin itu bahasa apa? Baik bahasa Indonesia dan Inggris yg Anda usung itu kedua-duanya adalah bahasa terjemahan.

    Ini saya kutip bagaimana Anda berpikir sebelumnya jika ada yg mencoba memahami kitab Anda, apakah Anda sudi perkataan itu ditujukan pada diri Anda sendiri?

    ekspresidiri Berkata:
    Untuk membuat tafsir Quran dan syarah Hadits ala Hamran Ambrie, orang tidak perlu belajar sama sekali! Modalnya cukup mengerti bahasa Indonesia dan punya sedikit keberanian (baca: kekurang-ajaran) untuk berpikiran ngawur. Tidak perlu belajar bertahun-tahun bahasa Arab, ushul fiqh, musthalah hadits, asbabunnuzul, asbabul wurudl, menelaah kitab-kitab salaf dan bermulazamah dengan para ulama. Yang penting adalah bagaimana agar Islam itu enak didengar dan enteng dikerjakan, masuk di akal orang-orang yang mendewakan akal dan menyenangkan hati orang-orang yang telanjur kepincut dengan dunia.

    lhaaaaaa wong babi aja di rubah jadi babi hutan ^_^.

    Babi dirubah menjadi babi biasa saja…tapi Yahudi (manusia) dianggap sebagai babi yang harus dibunuh oleh Islam…ini baru luar biasa..!!!

    ups terakhir mengenai hamran pongah ambrie silahkan anda buka MENJAWAB HAMBRAN AMBRIE

    Inilah kebebasan berpikir….Anda bebas untuk menganalisa dan menggungkapkan buah pikiran Anda terhadap tulisan beliau….begitupun debaliknya, hargai pula beliau untuk menyampaikan buah pikirannya….jangan seperti kambing kebakaran jenggot gitu donk… ^_^

    [QS. 3:45,47. (Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah)... Maryam berkata: "Ya Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-laki pun." Allah berfirman (dengan perantaraan Jibril): "Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah hanya cukup berkata kepadanya: "Kun", lalu jadilah dia.]

    [QS. 3:59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Kun" (seorang manusia), maka jadilah ia.]

    [QS. 19:35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Kun", maka jadilah ia.]

    Pada ayat yg terahir :
    [QS. 19:35. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Kun", maka jadilah ia.]

    Siapakah orang ini yg berbicara dengan begitu hebatnya dalam menyapaikan keterbatasan allah/Dia (orang ketiga tunggal) yg katanya maha kuasa? Kalau yg berbicara itu adalah allah sendiri….maka sungguh amburadul tata bahasanya kitab langit ini ^_^.

    Matius 7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
    7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
    7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

    19:16 Ada seorang datang kepada Yesus dan berkata: “Guru yang baik, perbuatan apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
    19:17 Jawab Yesus: “Mengapa engkau memanggil-Ku Guru yang baik, hanya satu yang baik, yaitu Tuhan. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah-Nya. (al. KJV, Douay-Rheims Bible).

    Lho..lho..lho…apa saya tidak salah baca anda mengutip ayat-ayat dari kitab yg anda katakan seperti ini:

    ekspresidiri Berkata:
    ***kita sudah maklum karna Bukanlah Alkitab/Bibel namanya kalau di dalamnya tidak mengandung berbagai bentuk kesalahan, kemustahilan, fitnah, pornografi, distorsi, kontradiksi, tambal-sulam, kesombongan, kebohongan, rasialisme, perombakan, penambahan, pengurangan, penyelewengan-sejarah, pengaburan-kisah, narasi fiktif, penyimpangan, pemalsuan, revisi-revisi, pencatutan, salah-arah, versi-versi-bervariasi, dan lain sebagainya.

    Apa Anda sudah tidak punya rasa malu ketika mengutip ayat-ayat dari kitab yg telah anda tuduh sedimikian rupa? Apa sudah tidak ada lagi referensi valid yg bisa anda sodorkan selain ayat-ayat yg anda tuduh sudah dipalusan ini? Agar tidak dianggap FITNAH, mampukah Anda menunjukan pada saya dan pembaca blog saya ini untuk membuktikan bahwa kitab yg Anda tuduh palsu itu adalah benar dan dapat dipertanggung jawabkan dengan menunjukan kitab yg aslinya ^_^.

    Kalau Anda tidak sanggup maka gugurlah dengan sendirinya tuduhan-tuduhan Anda itu, dan tepat sekali penilaian saya sebelum-sebelumnya…..Anda hanyalah seorang MUNAFIK berstandar ganda + PEMFITNAH ^_^.

    Bertobatlah dan carilah pencerahan dengan nurani dan pikiranmu sendiri saudaraku, kalau Tuhan tidak mau kita berpikir lantas buat apa Dia kasih kita otak..???

    JCBU

2 gagasan untuk “Ekspresidiri mempertanyakan kebebasan berpikir Hamran Ambrie (Mantan imam, pelopor terkenal Muhammadiyah)

  1. [...] Ekspresidiri mempertanyakan kebebasan berpikir Hamran Ambrie (Mantan imam, pelopor terkenal Muhamma… Like this:SukaBe the first to like this post. [...]

  2. rapagen mengatakan:

    Banyak sekali tulisannya, capek deh, btw.
    Baguslah ada yang mau berpikir dalam menulis dari pada cuma kata2 kasar dan tidak ada isinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s